REPORTASENTT.COM, ENDE- Ribuan penonton yang memadati Stadion Marilonga, Ende, pada Minggu (9/11/2025) malam, menjadi saksi bukan hanya kemegahan pembukaan Piala Gubernur Liga IV El Tari Memorial Cup (ETMC) ke-34, tetapi juga bukti kuatnya koordinasi pengamanan lintas instansi di Nusa Tenggara Timur.
Meski laga pembuka antara Perse Ende dan Citra Bakti Ngada berlangsung panas hingga menjelang tengah malam, seluruh rangkaian acara berjalan tertib tanpa insiden berarti.
Hal ini tak lepas dari kesiapan matang aparat gabungan yang dikerahkan sejak pagi hari.
Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Ende, AKP Amrin, mengatakan, pengamanan melibatkan unsur Polres Ende, Kodim 1602 Ende, TNI AL, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup di seluruh titik strategis.
“Kami bersyukur seluruh kegiatan, mulai dari upacara pembukaan hingga peluit akhir pertandingan, berjalan aman dan tertib. Ini berkat kerja sama semua pihak—TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar AKP Amrin, Senin (10/11/2025).
Menurut Amrin, sebanyak ratusan personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya acara yang dihadiri langsung oleh Gubernur NTT, jajaran Forkopimda, serta para bupati dan tokoh penting se-NTT.
Baca Juga: Bukan Cari Untung, Ini Alasan Oncak Syu Dampingi Petani Secara Sukarela di Manggarai Timur
Selain pengamanan di area stadion, rekayasa lalu lintas juga dilakukan untuk mengatur arus kendaraan menuju Stadion Marilonga.
Petugas menutup sebagian ruas jalan utama selama parade tim peserta dan atraksi drumband yang membuka acara.
Kesiapan pengamanan ini diapresiasi oleh warga yang hadir menonton langsung pertandingan pembuka.
“Biasanya kalau acara besar seperti ini macet atau ricuh di luar stadion, tapi kemarin semua lancar,” ujar Maksimus, salah satu penonton asal Bajawa.
Tuan Rumah Tetap Dukung, Meski Tumbang di Laga Perdana
Di sisi lain, euforia pembukaan ETMC 2025 tetap terasa meski tim tuan rumah, Perse Ende, harus mengakui keunggulan Citra Bakti Ngada dengan skor tipis 1-2.
Laga sengit yang berakhir pukul 23.57 WITA itu menjadi pembuka turnamen yang menjanjikan atmosfer kompetitif hingga babak final.
Gubernur NTT dalam sambutannya berharap ETMC kali ini menjadi ajang pembinaan dan pemersatu masyarakat lintas daerah di NTT.
“Turnamen ini bukan sekadar soal siapa yang juara, tapi soal kebersamaan, sportivitas, dan semangat persaudaraan,” ujarnya.
Artikel Terkait
Lima Tersangka Korupsi Jalan Golo Welu–Orong Diserahkan ke Jaksa, Rp1,83 Miliar Dikembalikan ke Negara
El Tari Memorial Cup 2025 Siap Digelar di Ende, Ini Sejarah dan Daftar Juara Legendaris
Polsek Kota Lama Gelar Patroli Dialogis, Bubarkan Pemuda dan Cegah Balap Liar di Kupang
PELNI Larantuka Rilis Jadwal Kunjungan Kapal November 2025, Enam Kali Kedatangan dan Keberangkatan
Warga Nunleu Resah, Polisi Amankan Pria Mabuk yang Ancam dengan Sajam