Warga Nunleu Resah, Polisi Amankan Pria Mabuk yang Ancam dengan Sajam

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Selasa, 11 November 2025 | 08:06 WIB
AIPDA Krisno Kase bersama anggota Polsek Kota Raja saat mengamankan pria mabuk berinisial JHL yang mengancam warga Nunleu. (Foto TBN Polresta Kupang Kota.)
AIPDA Krisno Kase bersama anggota Polsek Kota Raja saat mengamankan pria mabuk berinisial JHL yang mengancam warga Nunleu. (Foto TBN Polresta Kupang Kota.)




 
 
REPORTASENTT.COM, KUPANG-  Suasana malam di Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, mendadak mencekam pada Minggu, 9 November 2025. Seorang pria berinisial JHL mengamuk sambil mengacungkan sebilah pisau dan mengancam warga sekitar.


Aksi nekat JHL yang diduga dalam pengaruh minuman keras itu membuat warga RT 03 RW 01 panik.
 
 
Mereka segera melapor kepada ketua RT, yang kemudian meneruskan laporan tersebut kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Nunleu, AIPDA Krisno Kase.
 
 
 
 
 


Mendapat laporan, Krisno bersama piket Polsek Kota Raja, Polresta Kupang Kota, langsung bergerak cepat menuju lokasi.
 
 
 
Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengamankan JHL beserta barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan untuk mengancam warga.
 


“Kami menerima laporan bahwa ada seseorang membuat keributan dan mengancam dengan sajam. Setelah tiba di lokasi, anggota langsung mengamankan pelaku dan barang bukti,”  ujar Kapolsek Kota Raja AKP Leyfrid D. Mada, S.H., mewakili Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M.
 
 
 
 
 

Menurut keterangan sejumlah saksi, JHL dalam keadaan mabuk sempat mendatangi beberapa rumah warga sambil berteriak dan mengeluarkan kata-kata ancaman.
 
 
Pisau yang diacungkannya membuat warga ketakutan dan memilih mengunci diri di dalam rumah.


Salah satu warga, yang berinisial S, mengaku trauma atas peristiwa tersebut.
 
 


“Saya sangat takut karena dia datang sambil marah-marah dan membawa pisau. Kami berharap polisi menindak tegas pelaku agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” kata S saat ditemui di lokasi kejadian.
 

Beruntung, aksi itu tidak menimbulkan korban jiwa. Setelah diamankan, JHL digelandang ke Mapolsek Kota Raja untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga tengah memeriksa kadar alkohol dalam tubuhnya dan menggali motif di balik aksinya.
 

Kapolsek Kota Raja menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk ancaman atau tindakan yang mengganggu ketertiban masyarakat.
 
 
 


“Kami mengimbau warga untuk segera melapor bila terjadi hal serupa. Situasi kamtibmas harus tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Leyfrid.
Dengan tindakan cepat aparat, situasi di Kelurahan Nunleu kini telah kembali kondusif.

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X