Jelang Lawan Korea Selatan, Pelatih Shin Tae-yong Berharap Hindari Korea dan Bertemu Jepang

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Rabu, 24 April 2024 | 09:42 WIB
Pelatih kepala Timnas Indonesia  Shin Tae-yong. (Foto dok. PSSI)
Pelatih kepala Timnas Indonesia Shin Tae-yong. (Foto dok. PSSI)
 
REPORTAENTT.COM- Jelang laga Timnas Indonesia kontra Korea Selatan pada Perempatfinal Piala Asia U-23 2024 yang berlangsung, Jumat, 26 April 2024 pukul 00.30 WIB mendatang, membuat pelatih kepala Timnas Indonesia  Shin Tae-yong  ingin menghindari Korea Selatan diperempat final.
 
Alasan sang pelatih itu sederhana, yaitu ingin ingin bertemu Korea di final.
 
"Kami ingin menikmati Olimpiade bersama di Paris, tapi sangat disayangkan bahwa permainan itu tidak berjalan sesuai keinginan kita," katanya.
 
 
Shin Tae-yong, pelatih kepala timnas U-23 Indonesia, yang bertemu dengan Hwang Seon-hong di jalan penting menuju Olimpiade Paris 2024, berkata, dunia persaingannya dingin, dan melakukan yang terbaik untuk meraih kemenangan. Dia optimis akan melakukan segalanya.

Hal itu dikatakan  Shin Tae-yong saat memimpin Timnas Indonesia melakukan latihan resmi di stadion latihan Universitas Qatar di Doha, Qatar, pada tanggal 23 April 2024, waktu setempat.
 
Jelang Melawan Korea

Indonesia menduduki peringkat kedua Grup A fase grup Piala Asia U-23 Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) 2024 dan melaju ke babak perempat final.
 
Indonesia yang pertama kali mengikuti Piala Asia U-23 untuk pertama kalinya melaju ke babak perempat final.

Prospek untuk melaju ke babak penyisihan grup suram karena mereka ditempatkan satu grup dengan negara tuan rumah Qatar, juara Australia, dan Yordania yang sulit, namun Indonesia menimbulkan sensasi dengan penampilan luar biasa mereka.
 
Baca Juga: Per Maret 2024 Inflasi Year on Year  Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 1,92 persen

Di pertandingan pertama, dua pemain dikeluarkan dari lapangan karena keputusan yang meragukan dan mereka kalah 0-2 dari Qatar, namun pada pertandingan kedua mereka mengalahkan tim kuat Australia 1-0 dan merayakan kemenangan pertama mereka, lalu mengalahkan Jordania  4- 1 di pertandingan ketiga untuk melaju ke perempat final dikonfirmasi.

Lawan Indonesia di perempat final yang menempati posisi kedua grup (6 poin, 2 menang, 1 kalah) setelah Qatar (7 poin, 2 menang, 1 seri), adalah Hwang Seon-hong.

Pertandingan akan berlangsung di Stadion Abdullah bin Khalifa di Doha.
 
Baca Juga:  Sukses Lobi SC Heerenveen, Nathan Bisa Kembali Bergabung dengan Indonesia di Doha

Memang benar bahwa Korea unggul dalam hal kekuatan obyektif.
 
Dalam pertandingan kelompok umur ini, Korea memiliki keunggulan luar biasa, memenangkan kelima pertandingan.

Pertandingan terakhir adalah pertandingan persahabatan yang dimainkan di Bogor, Indonesia pada bulan Juni 2018, yang dimenangkan Korea 2-1.
 
 
Yang diyakini Indonesia adalah pelatih Shin Tae-yong yang paham betul Korea.

Coach Shin berpengalaman memimpin timnas U-20, timnas U-23, dan timnas A di Korea. Kami tidak punya pilihan selain menjadi yang terdepan dari negara lain dalam hal informasi tentang Hwang Seon-hong.

Namun, Shin Tae juga merasa tidak nyaman. Jika dia mengalahkan Hwang Seon-hong, dia akan membawa penderitaan bagi negaranya, dan jika dia kalah, dia akan membawa kekecewaan bagi Indonesia.
 
Baca Juga: Diduga Curi Uang di Mesin ATM, Tim Resmob Naga Merah Tangkap Oknum Security RS Leona

Itu sebabnya dia mengatakan sebelum lawan perempat final dipastikan lebih ingin bertemu Jepang daripada Korea.

Pelatih Shin mengatakan, Korea adalah tim dengan kemampuan individu yang bagus. Mereka kata dia, punya kondisi fisik dan kekuatan.
 
"Dari segi kekuatan, mereka bisa dilihat sebagai tim yang lebih baik dari Indonesia," kata pelatih Timnas Indonesia itu.
 
Baca Juga: Polisi Ungkap Kronologi Oknum Security Rumah Sakit di Kefamenanu Gasak Uang di Mesin ATM

Namun kata dia, Indonesia memiliki satu hari libur lebih banyak dibandingkan Korea, jadi mereka memiliki waktu luang.
 
"Karena kami mengenal tim Korea dengan baik, kami akan mempersiapkannya dengan bai," katanya.

Saat ditanya apakah Indonesia punya senjata rahasia melawan Korea, dia menjawab,  akan tunjukkan itu di stadion.
 
Baca Juga: Kepala BNN Sebut Sindikat Narkoba Internasional Masuk ke Indonesia Melalui Pesisir Timur Daerah Sumatera Utara

Kompetisi ini sekaligus menjadi babak kualifikasi final Olimpiade Paris tahun ini.
 
Tempat ke-3 teratas mendapat tiket langsung ke Olimpiade, dan tempat ke-4 harus memenangkan playoff melawan Guinea, tim tempat ke-4 di kualifikasi Afrika, untuk pergi ke Olimpiade.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X