politik

Ada Dua Wilayah di Kabupaten Flotim Teridentifikasi Rawan Jelang Pilada 2024, Ini Harapan Kapolres

Senin, 1 Juli 2024 | 19:22 WIB
Kapolres Flotim AKBP I Nyoman Putra Sandita. (Foto TIM/ Desain TIM)



REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Kabupaten Flores Timur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah menghadapi tantangan serius terkait kerawanan di dua wilayah.

Berdasarkan data yang diterima oleh Kepolisian, kata Kapolres Flotim AKBP I Nyoman Putra Sandita, wilayah tersebut teridentifikasi memiliki kerawanan tinggi akibat kondisi geografis yang berpotensi menimbulkan berbagai masalah selama proses pemilihan.

Wilayah pertama yang teridentifikasi rawan adalah Kecamatan Tanjung Bunga.
 
Baca Juga: HUT Bhayangkara ke-78, Kapolres Flotim: Keamanan Adalah Fondasi Dasar Masyarakat

Kecamatan ini dikenal memiliki medan yang aksesibilitas yang terbatas.

Kondisi jalan yang sebagian besar masih berupa tanah dan berliku-liku membuat transportasi logistik pemilu menjadi tantangan tersendiri.

Selain itu, risiko tanah longsor yang tinggi selama musim hujan juga menjadi faktor yang memperburuk situasi.
 
Baca Juga: Pimpinan Daerah Muhammadiyah Flotim Gandeng PDM dan Pimpinan Aisiyah Gelar Bakti Sosial Khitanan

Wilayah kedua lanjut Kapolres, beberapa desa yang ada di wilayah pegunungan di pulau Adonara.

Pada musim hujan, wilayah ini sering kali terisolasi.

Kondisi ini berpotensi menghambat distribusi logistik pemilu dan mobilitas petugas penyelenggara pemilu.
 
Baca Juga: Penolakan Kehadiran Gerai Indo Mart dan Alfamart di Flores Timur Pernah Terjadi Sejak Tahun 2018  

AKBP I Nyoman menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan upaya maksimal agar pelaksanaan Pilkada 2024 di Kabupaten Flores Timur berjalan lancar dan aman.

"Kami juga memastikan bahwa semua persiapan teknis dan logistik dapat berjalan sesuai rencana. Kami juga mengimbau masyarakat bekerja sama dalam menyukseskan Pilkada ini," kata Nyoman Putra Sandita, kepada Wartawan disela- sela perayaan HUT Bhayangkara ke- 78, di Mapolres Flores Timur, Senin ( 1/7/2024).

Dengan adanya identifikasi wilayah rawan ini, diharapkan semua pihak yang terlibat dapat bekerja sama secara optimal untuk mengatasi berbagai tantangan yang ada.
 
Baca Juga: Pilkada 2024, Hari Kelima Progores Pencokliatan di Kabupaten Flores Timur Mencapai 56,97 Persen

Masyarakat Kabupaten Flores Timur juga diharapkan tetap berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi ini, meski dihadapkan pada berbagai kendala geografis.

Pilkada 2024 di Kabupaten Flores Timur menjadi momen penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif.

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, diharapkan pelaksanaan Pilkada dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Tags

Terkini