REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Flores Timur, berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Flores Timur dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Flores Timur, menggelar bakti sosial khitanan massal.
Acara ini berlangsung pada hari Senin, 1Juli 2024, bertempat di Masjid Shuhada Larantuka Kelurahan Ekasapta, Kecamatan Larantuka, dan Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.
Untuk di Kelurahan Ekasapta, diikuti sebanyak 140 anak, yang terdiri dari 70 anak laki- laki dan 26 anak perempuan.
Baca Juga: Penolakan Kehadiran Gerai Indo Mart dan Alfamart di Flores Timur Pernah Terjadi Sejak Tahun 2018
Dalam bakti sosial tersebut, dilaksanaaan selama dua hari, dan di dua lokasi yang berbeda.
Lokasi pertama di Kelurahan Ekasapta dan lokasi yang kedua di digelar Pulau Adonara, tepatnya di Desa Lamahala Jaya, Kecamatan Adonara Timur, bertempat di SMA Muhammadiyah.
Untuk di Pulau Adonara akan di ikuti 75 peserta. Laki-laki sebanyak 49 Anak dan perempuan sebanyak 26 anak.
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Flores Timur Muhammad Ikram Ratuloly mengatakan, kegiatan Bakti Sosial Khitanan Massal ini pertama kali dilakukan oleh pengurus pemuda Muhammadiyah periode sekarang.
"Ini sudah direncakan, akan menjadi kegiatan rutin tahunan Pemuda Muhammadiyah Flores Timur," kata Ikram.
Ikram menambahkan, ditengah ekonomi yang semakin sulit dan juga tahun ajaran baru, pemuda Muhammadiyah menggelar kegiatan khitanan massal ini saat liburan sekolah dan menjelang tahun ajaran baru seperti ini.
Baca Juga: Demi Meningkatkan Popularitas, Presiden Bolivia Dituduh Rencanakan Kudeta Terhadap Dirinya Sendiri
"Sehingga dapat meringankan beban masyarakat atau orang tua yang hendak mengkhitankan anaknya," katanya.
Sementara Itu Dato Dahlan salah satu orang tua peserta yang mengikuti kegiatan Khitanan Massal mengatakan bersyukur dengan adanya kegiatan yang diprakarsai oleh Pemuda Muhammadiyah tersebut.
Bagi Dato, apa yang dilakukan oleh Pemuda Muhammadiyah Flores Timur ini sangat positif dan sangat membantu mereka khusunya para orang tua.
"Bagi banyak orang tua hal ini semacam ini tidak dapat kami lakukan sendiri, karena terkendala biaya. Sehingga dengan digelarnya khitanan massal seperti ini dampaknya sangat baik bagi masyarakap," ungkapnya.
Dato berharap kegiatan positif seperti ini dapat dilakukan ditahun-tahun mendatang.
Dato berharap kegiatan positif seperti ini dapat dilakukan ditahun-tahun mendatang.
"Hari ini dilakukan oleh Pemuda Muhammadiyah tp tidak menutup kemungkinan dapat juga dilakukan oleh ormas-ormas atau serikat-serikat yang lainnya di Flores Timur," tutupnya.
Laporan: Adam Bethan
Artikel Terkait
Pro Kontra Kehadiran Alfamart di Flores Timur oleh Netizen di Media Sosial
Pilkada 2024, Hari Kelima Progores Pencokliatan di Kabupaten Flores Timur Mencapai 56,97 Persen
Demi Meningkatkan Popularitas, Presiden Bolivia Dituduh Rencanakan Kudeta Terhadap Dirinya Sendiri
Piala Eropa 2024, Inilah Hasil Jerman Versus Denmark, Cuaca Buruk Hentikan Pertandingan Selama Hampir Setengah Jam
Penolakan Kehadiran Gerai Indo Mart dan Alfamart di Flores Timur Pernah Terjadi Sejak Tahun 2018