REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Debat kedua calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Flores Timur berlangsung di Gedung OMK Larantuka, Kamis (21/11/2024), pukul 16.00 WITA.
Dalam debat ini, isu ekonomi hijau dan ekonomi biru menjadi salah satu sorotan utama.
Antonius Doni Dihen, calon bupati dari paket ADDIBU, menyampaikan pentingnya perhatian pada kedua konsep ini dalam pembangunan daerah.
Baca Juga: Debat Publik Calon Bupati Flotim ke 2: Ketua KPU : Sarana Adu Gagasan Menuju Pilkada 2024
“Kami bersyukur bahwa RPJPD Flores Timur telah memberikan perhatian pada ekonomi hijau dan ekonomi biru. Flores Timur adalah daerah yang memiliki potensi besar di darat maupun laut, dan ini harus dimanfaatkan untuk kemajuan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Doni Dihen menekankan pentingnya memperhatikan sektor pangan, perkebunan, dan peternakan sebagai bagian dari pengembangan ekonomi hijau.
Menurut Anton, dengan mengoptimalkan sektor ini, Flores Timur tidak hanya dapat mencukupi kebutuhan masyarakat tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Baca Juga: Ada Enam Desa Direkomendasikan untuk Relokasi Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki
Selain itu, Doni Dihen juga menyoroti urgensi dalam menjaga sumber daya laut sebagai bagian dari ekonomi biru.
“Kelautan juga harus kita perhatikan, terutama dalam mengatasi praktik destruktif seperti pemboman ikan. Kita harus memelihara sumber laut dengan baik agar terumbu karang tetap terjaga dan perkembangbiakan ikan terus berlangsung. Hal ini penting agar potensi laut Flores Timur dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi, baik di sektor darat maupun laut, harus dilakukan secara seimbang dan berkelanjutan.
Baca Juga: Terisolir Akibat Erupsi, Pengungsi Mandiri di Desa Lewotobi Dapat Bantuan Langsung dari BNPB
“Perkembangan perekonomian dan kelautan ini harus kita bangun dengan baik agar Flores Timur bisa sejahtera di masa depan,” tegasnya.