Kementrian Kesehatan Peduli: Pusat Krisis Kesehatan Regional Bali Layani Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Selasa, 19 November 2024 | 17:13 WIB
Tim medis saat memberikan pelayanan kesehatan kepada penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.  (Foto/ Elen Labina)
Tim medis saat memberikan pelayanan kesehatan kepada penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. (Foto/ Elen Labina)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Setelah erupsi Gunung Lewotobi laki- laki melanda dua Kecamatan seperti, Wulanggitang dan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Kementerian Kesehatan melalui Tenaga Cadangan Kesehatan Emergency Medical (TCK-EMT) Pusat Krisis Kesehatan Regional Bali, memberikan pelayanan medis bagi warga terdampak erupsi gunung Lewotobi di posko- posko pengungsian.

Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan kesehatan warga, mengingat banyak yang mengalami Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), alergi, radang, atau iritasi pada mata dan risiko penyakit akibat kondisi darurat di pengungsian.

Tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya bekerja tanpa henti.

 Baca Juga: Kemensos Distribusikan Bantuan Seragam Sekolah dan Alat Tulis bagi Anak- anak Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi

Mereka menyediakan pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, hingga layanan psikososial bagi korban, terutama anak-anak dan lansia.

Seperti yang terlihat, pada (19/11/2024), Pusat Krisis Kesehatan Regional Bali dibawah pimpinan dr. I Wayan Surya Sedana begitu antusias memeriksa para pengungsi yang ingin berobat.

Warga yang datang pun tampak senang dan bahagia, dengan pelayanan yang mereka berikan.

 Baca Juga: Hibah Rp1,17 Triliun Pascabencana untuk 68 Pemda, Bagaimana Mekanisme Pengelolaannya?

Kepada Reportase NTT, dr. I Wayan Surya Sedana, mengatakan, pihaknya telah melakukan pelayanan kesehatan sejak tanggal 15 November 2024 lalu.

Pelayanan tersebut ungkapnya dilakukan di semua posko pengungsian erupsi gunung lewotobi yang sudah dibangun.

"Hari ini kami memeriksa kesehatan tempat ini di Lewoingu, Eputobi. Sebentar kami ke desa Bokang untuk memberikan pelayanan kesehatan di sana, dan besok akhir pelayanan kami. Ini adalah salah satu tugas kami untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak erupsi gunung lewotobi" katanya.

 Baca Juga: Terisolir Akibat Erupsi, Pengungsi Mandiri di Desa Lewotobi Dapat Bantuan Langsung dari BNPB

Dirinya menambahkan, dalam proses pelayanan tersebut, pihaknya menemukan banyak jenis penyakit yang diderita para penyintas.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X