Namun paling dominan kata dia, adalah gangguan pernafasan.
"Paling banyak itu infeksi saluran pernafasan. Ada juga penyakit kulit, demam dan diare. Lansia juga demikian mungkin karena tidur di bawah tanah hanya di alaskan tikar jadi begitu," tambahnya.
Baca Juga: Kasus Arisan dan Investasi Bodong Terungkap, Polisi Dalami Peran Pelaku
Dirinya pun berharap semoga dengan pelayanan yang diberikan, warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi dapat terbantu.
Laporan: Elen Labina
Artikel Terkait
Kemkomdigi Segera Pulihkan Jaringan Telekomunikasi di Lokasi Erupsi Gunung Lewotobi NTT
Akun Influencer dan 5 Juta Konten Judol Diblokir Kemenkomdigi, Patroli Siber Gencar Dilakukan
Terisolir Akibat Erupsi, Pengungsi Mandiri di Desa Lewotobi Dapat Bantuan Langsung dari BNPB
Hibah Rp1,17 Triliun Pascabencana untuk 68 Pemda, Bagaimana Mekanisme Pengelolaannya?
Musisi Nagi Gelar Aksi Solidaritas untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki
Kemensos Distribusikan Bantuan Seragam Sekolah dan Alat Tulis bagi Anak- anak Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi