REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Komunitas musisi di kota Nagi, Larantuka, menggelar penggalangan dana untuk membantu korban erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki, Kabupaten Flores Timur.
Aksi solidaritas ini dimulai dengan pertunjukan musik jalanan (ngamen) di berbagai sudut kota.
Dana yang terkumpul dari kegiatan tersebut disalurkan langsung kepada para pengungsi di posko- posko pengungsian.
Baca Juga: Hibah Rp1,17 Triliun Pascabencana untuk 68 Pemda, Bagaimana Mekanisme Pengelolaannya?
Setibanya di lokasi pengungsian, para musisi Nagi tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga mengadakan aksi trauma healing.
Mereka menghibur anak- anak melalui kegiatan mewarnai, bernyanyi bersama, dan membagikan hadiah serta uang jajan.
Upaya ini bertujuan memulihkan semangat anak- anak yang terdampak bencana.
Baca Juga: Terisolir Akibat Erupsi, Pengungsi Mandiri di Desa Lewotobi Dapat Bantuan Langsung dari BNPB
Paul Goran, koordinator lapangan, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian mereka terhadap sesama.
“Kami ingin menunjukkan bahwa musik bisa menjadi alat untuk menyatukan dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ungkapnya.
Aksi musisi Nagi ini mendapat respons positif dari masyarakat dan korban erupsi gunung Lewotobi Laki-laki.
Banyak yang berharap langkah inspiratif ini bisa memotivasi lebih banyak pihak untuk turut peduli dan membantu.
Artikel Terkait
Terbukti Menyelewengkan Dana Nasabah, Oknum Karyawan Bank Syariah Indonesia Terjerat Hukum
Kemkomdigi Segera Pulihkan Jaringan Telekomunikasi di Lokasi Erupsi Gunung Lewotobi NTT
Akun Influencer dan 5 Juta Konten Judol Diblokir Kemenkomdigi, Patroli Siber Gencar Dilakukan
Terisolir Akibat Erupsi, Pengungsi Mandiri di Desa Lewotobi Dapat Bantuan Langsung dari BNPB
Hibah Rp1,17 Triliun Pascabencana untuk 68 Pemda, Bagaimana Mekanisme Pengelolaannya?