Frans diundang langsung oleh Camat Solor Selatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan Solor Fun Run.
Ia berharap ke depan bisa terus diundang dalam event-event kreatif lainnya.
“Dengan adanya Fun Run Solor ini, semoga saya bisa tampil lagi ke depan. Ini jadi peluang saya memperkenalkan hasil karya dari Solor Selatan,” katanya.
Sebelumnya Fandri pernah memamerkan hasil karyanya pada Pameran Nusa Solor di Wulublolong yang digelar beberapa tahun silam.
Festival Fun Run Solor, Gairahkan Ekonomi Lewat Sport Tourism
Solor Fun Run yang digelar Pemerintah Kabupaten Flores Timur mengusung konsep sport tourism, perpaduan olahraga, hiburan, dan promosi budaya lokal.
Sekitar 1.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar dan komunitas lari, dijadwalkan ikut memeriahkan acara ini.
Pemkab Flotim mengalokasikan Rp500 juta untuk mendukung kelancaran acara.
Harapannya, festival ini mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dan membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan pengrajin lokal seperti Frans.
Artikel Terkait
Polisi di Kupang Selesaikan Kasus Pencurian oleh Disabilitas Lewat Jalur Damai, Ini yang Terjadi!
Polda NTT Kerahkan 94 Personil ke Flotim, Gunung Lewotobi Level Awas
Ibu 52 Tahun Asal Ritaebang Meriahkan Solor Fun Run 2025: Usia Bukan Penghalang untuk Semangat
Dibongkar! KPK Geledah Kantor di Jaksel, Bongkar Skandal Investasi Fiktif Taspen, Mobil Mewah dan Dokumen Rahasia Disita!
Solor Fun Run, Pemuda Asal Kelike Raup Untung dari Miniatur Bambu, Kapalnya Laris Diserbu Pengunjung!