REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Drama korupsi yang mengguncang jagat investasi BUMN kian memanas.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan mengejutkan di sebuah kantor elite kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, 20 Juni 2025, terkait dugaan investasi fiktif senilai miliaran rupiah di PT Taspen.
Aksi senyap tim penyidik ini ternyata tak main-main.
Baca Juga: Ibu 52 Tahun Asal Ritaebang Meriahkan Solor Fun Run 2025: Usia Bukan Penghalang untuk Semangat
Sejumlah aset mewah, dokumen rahasia, hingga dua unit mobil langsung disita.
Semua diduga berkaitan erat dengan praktek lancung yang menjerat mantan petinggi PT Taspen dan perusahaan investasi ternama.
“Penyidik telah mengamankan dokumen catatan keuangan, transaksi efek, daftar aset, BBE, serta 2 unit kendaraan roda empat,” beber Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Sabtu (21/6).
Baca Juga: Polda NTT Kerahkan 94 Personil ke Flotim, Gunung Lewotobi Level Awas
Penggeledahan ini merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat eks Dirut Taspen, Antonius N.S Kosasih, serta Dirut PT Insight Investments Management (IIM), Ekiawan HP, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka utama.
Tak ketinggalan, PT IIM juga telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi, mempertegas bahwa ini bukan sekedar ulah individu.
Lebih dari mencari bukti, KPK kini memburu pihak-pihak lain yang turut menikmati aliran dana haram dari modus licik ini.
Dugaan adanya “penikmat pasif” dari hasil investasi bodong ini pun tak bisa dihindari.
KPK menegaskan pihaknya tidak akan berhenti sampai semua yang terlibat diusut tuntas.
Artikel Terkait
BREAKING NEWS! Gunung Lewotobi Erupsi Malam Ini, Kolom Abu Capai 3.500 Meter! Warga Diminta Siaga
Pangdam IX/Udayana Tinjau Lokasi Pengungsian Korban Erupsi Lewotobi Laki- laki
Polisi di Kupang Selesaikan Kasus Pencurian oleh Disabilitas Lewat Jalur Damai, Ini yang Terjadi!
Polda NTT Kerahkan 94 Personil ke Flotim, Gunung Lewotobi Level Awas
Ibu 52 Tahun Asal Ritaebang Meriahkan Solor Fun Run 2025: Usia Bukan Penghalang untuk Semangat