REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi memiliki Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) baru.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melantik Laode Sulaeman sebagai pejabat baru pada Jumat (29/8), setelah kursi dirjen kosong sejak Februari 2025.
“Saya melantik Dirjen Migas yang dalam beberapa bulan terakhir kosong, yaitu Pak Laode Sulaeman,” ujar Bahlil di kantor Kementerian ESDM.
Bahlil menekankan bahwa penunjukan Laode bukan tanpa alasan.
Menurutnya, pengalaman panjang Laode di sektor migas, mulai dari bekerja di Ditjen Migas hingga Lembaga Minyak dan Gas (Lemigas), menjadi modal penting untuk menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada energi nasional.
Baca Juga: Tragedi Demo 28 Agustus: KPI Soroti Peran Media, Begini Pernyataan Ubaidillah
“Beliau ini sejak masuk pegawai di ESDM pegawai di Migas, pernah di Lemigas, jadi bukan orang luar,” kata Bahlil.
“Beliau ini sejak masuk pegawai di ESDM pegawai di Migas, pernah di Lemigas, jadi bukan orang luar,” kata Bahlil.
Tantangan Besar
Bahlil memberi pesan khusus agar Laode segera mempercepat reformasi birokrasi, khususnya dalam proses lelang wilayah kerja migas yang kerap menjadi kendala investasi.
Selain itu, Laode juga ditugaskan memperkuat kolaborasi dengan SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk mempercepat proyek strategis migas.
“Kemudian juga bagaimana bisa mempersiapkan mengalokasikan gas untuk domestik maupun market kita di luar negeri agar semua bisa berjalan,” tambah Bahlil.
Jejak Karier Laode
Sebelum menduduki kursi Dirjen Migas, Laode menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas sejak 2022.
Ia terpilih setelah melalui seleksi bersama empat kandidat lain, yakni Alimuddin Baso, Julian Ambassadur Shiddiq, Mirza Mahendra, dan Noor Arifin Muhammad.
Pelantikan Laode mengakhiri kekosongan jabatan strategis Dirjen Migas sejak Achmad Muchtasyar dinonaktifkan pada 10 Februari 2025.
Pemerintah berharap dengan pengisian posisi ini, agenda percepatan energi nasional bisa kembali berjalan optimal.
Artikel Terkait
Kejaksaan di Waiwerang Sita Kapal Motor Tanjung Wotan 2 Terkait Kasus Korupsi di Wailebe
Ojol Tewas, Dansat Brimob Hadapi Pendemo: Muka Pelaku Ada di Mabes
Prabowo Kecewa Aparat, Desak Usut Tuntas Tewasnya Driver Ojol saat Demo 28 Agustus
Tragedi Demo 28 Agustus: KPI Soroti Peran Media, Begini Pernyataan Ubaidillah
Suasana Haru, Polres Situbondo Gelar Sholat Ghoib untuk Affan Kurniawan