BCA Tegaskan Dana Nasabah Aman, Skandal Bobol RDN Rp70 Miliar Diduga Terjadi di Anak Usaha Sekuritas

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Sabtu, 13 September 2025 | 10:38 WIB
Bank BCA. (Foto / BCA Company Profile.)
Bank BCA. (Foto / BCA Company Profile.)


 


REPORTASENTT.COM, JAKARTA- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akhirnya angkat bicara terkait kabar pembobolan Rekening Dana Nasabah (RDN) yang menyeret kerugian mencapai Rp70 miliar.
 
 
Peristiwa itu disebut-sebut bermula dari aktivitas mencurigakan di anak usaha sekuritasnya.

Sekretaris Perusahaan BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, mengonfirmasi bahwa dugaan pembobolan terjadi di PT Panca Global Sekuritas (PGS).
 
 
 
 
Ia menegaskan, dana nasabah yang disimpan langsung di BCA tetap aman.

“Sehubungan dengan informasi terkait Rekening Dana Nasabah (RDN) BCA di salah satu perusahaan sekuritas, dapat kami pastikan bahwa sistem BCA aman,” kata Ketut dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 12 September 2025.
 


Menurut Ketut, BCA tengah melakukan investigasi mendalam bersama perusahaan sekuritas terkait.
 
 
 
 
“BCA berkomitmen mendukung investigasi dari seluruh pihak terkait dan senantiasa melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis,” ujarnya.
 


Pernyataan senada datang dari EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn. Ia memastikan sistem keamanan transaksi digital nasabah tetap terlindungi.

“BCA senantiasa melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis, serta mitigasi risiko yang diperlukan untuk menjaga keamanan data dan transaksi digital nasabah,” kata Hera.
 
 
 


Kabar bobolnya rekening ini mencuat sejak Selasa, 9 September 2025.
 
 
Saat itu, terdeteksi penarikan dana berulang dalam waktu singkat.
 
PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) kemudian mengungkap, dana nasabah dialihkan ke rekening tidak terdaftar lewat fitur BCA Klik Bisnis.
 
 
 
Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Berawal dari Uang Sewa Mobil Rp750 Ribu

Hingga kini, baik BCA maupun PGS belum mengungkap lebih jauh modus pembobolan, termasuk siapa pihak yang diduga menjadi pelaku.
 
 
Investigasi internal masih berlangsung, sementara pasar modal ikut menyoroti insiden ini karena menyangkut kepercayaan investor pada industri sekuritas.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X