Lantai kedua dan ketiga menampilkan teknologi inti BYD melalui instalasi interaktif. Sejumlah inovasi yang dipamerkan antara lain Blade Battery, e⁴ Platform, sistem suspensi cerdas Yun Nian, serta teknologi Dual Mode (DM) generasi kelima.
Salah satu atraksi utama adalah Patent Waterfall, instalasi visual yang menampilkan lebih dari 10.000 paten teknologi BYD sebagai gambaran kekuatan riset dan pengembangan perusahaan.
Lantai keempat difungsikan sebagai ruang edukasi sains lintas generasi. Area ini dilengkkapi ruang kelas multifungsi dan ruang kurasi terbuka untuk kegiatan pelajar, komunitas, hingga diskusi publik.
Selain area edukasi, Di-Space memiliki plaza terbuka dan aula multifungsi untuk pameran seni, kompetisi teknologi, serta kegiatan komunitas.
Baca Juga: Wakapolda NTT Ingatkan Kapolres: Data Bukan untuk Disimpan, tapi Ditindaklanjuti
Museum ini juga menghadirkan area Naked-Eye 3D folding corner seluas 260 meter persegi yang menampilkan visualisasi evolusi kendaraan listrik BYD secara imersif.
Sebagai bagian dari fasilitas, BYD turut menyediakan showroom yang menampilkan berbagai model kendaraan BYD Group agar pengunjung dapat melihat langsung penerapan teknologi yang dipelajari.
Kehadiran Di-Space mencerminkan pendekatan BYD dalam membangun ekosistem NEV secara menyeluruh melalui edukasi publik dan keterbukaan teknologi.
Artikel Terkait
Wakapolda NTT Ingatkan Kapolres: Data Bukan untuk Disimpan, tapi Ditindaklanjuti
Jejak Kematian Janin Bayi di Kupang, Polisi Telusuri Fakta Lewat Otopsi
Bukan Sekali Lihat! Pelaku Curi HP di Denpasar Ternyata Sudah Mengintai 3 Hari
Tak Banyak yang Tahu, Warna Galon Bisa Jadi Penanda Risiko Kesehatan
Debu Tebal Menyelimuti Pemukiman, Ancaman Kesehatan Mengintai Warga Aceh Tamiang