REPORTASENTT.COM, LEWOLEBA- Cuaca buruk mengganggu distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke Pulau Adonara dan Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur, pada awal pekan ini.
Pertamina Patra Niaga mencatat gangguan distribusi terjadi sejak Senin (19/1) akibat cuaca ekstrem yang berdampak pada transportasi laut di Selat Solor dan Selat Lembata.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan pengiriman BBM tertahan setelah adanya arahan dari otoritas pelabuhan setempat.
Baca Juga: Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum TNI AL, Ratusan Massa Kepung Lanal Melonguane
“Sesuai arahan Otoritas Pelabuhan Larantuka, penyeberangan kapal pengangkut BBM belum dapat dilakukan karena gelombang tinggi dan kondisi cuaca tidak memungkinkan,” kata Ahad Rahedi, dalam siaran persnya yang diterima media ini, Minggu (25/1/2026).
Untuk menjaga ketersediaan energi, Pertamina melakukan pemantauan lapangan serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mempercepat distribusi.
Sebagai langkah mitigasi, Pertamina melakukan pengaturan sementara penyaluran BBM hingga suplai berikutnya tiba. Selain itu, permohonan rekomendasi bongkar muat kapal BBM diajukan kepada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Larantuka.
Baca Juga: Masuk Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS, DPR Ingatkan Jangan Sampai Keadilan Palestina Tersisih
“Kami berkoordinasi dengan Bupati Flores Timur dan Bupati Lembata agar proses muat kapal BBM dapat dilakukan pada jam operasional pelabuhan umum,” ujar Ahad.
Distribusi BBM kembali berjalan pada Selasa (20/1) dengan volume rata-rata 25–35 kiloliter per hari ke Pulau Adonara dan Lembata.
Artikel Terkait
Kasus Pembunuhan yang Menggemparkan Kewapante Akhirnya P-21, Ini Langkah Selanjutnya
Jejak Ganja Terendus di Rumah Warga, Polres Manggarai Kembangkan Kasus hingga Jalan Raya
Tak Banyak yang Tahu, Ini Alasan TNI Terlibat dalam Koperasi Desa Merah Putih
Masuk Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS, DPR Ingatkan Jangan Sampai Keadilan Palestina Tersisih
Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum TNI AL, Ratusan Massa Kepung Lanal Melonguane