ekonomi-bisnis

Gerakan Pangan Murah Dorong Stabilitas Harga di Flores Timur

Minggu, 19 Oktober 2025 | 12:45 WIB
Kegiatan Gerakan Pangan Murah di Taman Kota Larantuka, Sabtu (18/10/2025). (Foto/ Elen Labina)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pemerintah Kabupaten Flores Timur menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah di Taman Kota Larantuka, Sabtu (18/10/2025), sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah tersebut.


Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Perum Bulog dan pelaku usaha lokal.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Flores Timur, Maria Fernandez, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk mengendalikan kenaikan harga pangan strategis yang belakangan terjadi di pasaran.



Baca Juga: Dibakar Dalam Bambu, Tapa Kolo Jadi Simbol Syukur Panen di Manggarai Timur


“Melihat perkembangan harga pangan strategis yang cukup naik, kami berupaya menghadirkan beras SPHP, yaitu beras subsidi pemerintah hasil kerja sama dengan Perum Bulog,” ujar Maria.

Menurutnya, beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual dengan harga Rp12.400 per kilogram, atau Rp62.000 per kemasan lima kilogram.

Harga ini kata Maria, di bawah harga pasar untuk beras kelas medium yang saat ini berkisar di angka Rp14.000 per kilogram.



Baca Juga: Agotugu FC Didiskualifikasi dari Liga 1 Flores Timur, Dilarang Bertanding Lima Tahun



Selain beras, sejumlah distributor lokal seperti Disiplin, Toko HK, Metro, dan Sang Surya juga berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan menyediakan kebutuhan pokok lainnya, termasuk minyak goreng dan bahan pangan rumah tangga.

Maria menambahkan, kegiatan ini juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kelompok tani milenial yang memasarkan berbagai produk pangan lokal, seperti buah-buahan segar, olahan sorgum, jagung titi, dan sereal berbahan sorgum.

“Produk-produk ini dijual dengan harga yang terjangkau, dan masyarakat terlihat sangat antusias. Banyak warga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah yang datang berbelanja,” ungkapnya.



Baca Juga: Empat Terdakwa Korupsi Proyek IKK Nele Divonis 4 Tahun Penjara

Ia menambahkan kegiatan Gerakan Pangan Murah tidak berhenti di satu titik saja.

Pemerintah daerah akan terus melaksanakan kegiatan serupa untuk menstabilkan harga dan pasokan pangan, terutama beras.

“Sebelumnya kami juga sudah melaksanakan kegiatan serupa di tiga kecamatan di Pulau Solor. Ke depan, upaya stabilisasi ini akan terus kami lakukan,” kata Maria.


Baca Juga: MK Tolak Gugatan Soal Kawasan Hutan, tapi Sentil Pemerintah soal Kepastian Hukum


Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang berharap harga pangan tetap stabil menjelang akhir tahun, terutama di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas pokok di pasar tradisional.

Tags

Terkini