Baca Juga: Misteri Dasar Danau Ranamese Terungkap, Pelajar 10 Tahun Ditemukan Meninggal
“Kami ingin pengembangan industri ini bisa membuka lapangan pekerjaan di desa dan membantu petani meningkatkan kapasitas pengelolaan kelapa secara berkelanjutan,” kata Chris.
Ia menilai Flores Timur memiliki potensi bahan baku yang besar untuk mendukung pengembangan industri berbasis kelapa.
Dengan pengolahan yang lebih modern, komoditas tersebut tidak lagi bergantung pada penjualan di pasar tradisional, tetapi dapat masuk ke rantai industri dengan nilai jual lebih tinggi.
Baca Juga: Apa Tujuan Polda NTT Mengambil DNA 28 Tahanan? Langkah Forensik Ini Dinilai Penting untuk Memburu Pelaku Kejahatan
Rapat koordinasi itu turut dihadiri Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala Bank NTT Cabang Larantuka, sejumlah pimpinan OPD, serta perwakilan TEG Sri Lanka, Mr. Lesli.