REPORTASENTT.COM, SIKKA- Dua nelayan di Kabupaten Sikka, NTT, ditangkap polisi setelah kedapatan melakukan penangkapan ikan menggunakan bom rakitan di perairan Pulau Besar, Desa Koja Gete, Kecamatan Alok Timur.
Aksi keduanya berhasil digagalkan oleh Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Sikka.
Penangkapan ini terjadi pada Selasa (22/4) sekitar pukul 08.35 WITA.
Baca Juga: Kasus Pencurian di Sikka Masuk Babak Baru, Tersangka dan Barang Bukti Resmi Dilimpahkan
Kedua pelaku, Tamher (64) dan Abidin (38), warga Dusun Parumaan, Kecamatan Alok Timur, diamankan oleh tim patroli Kapal Polisi SUKUR XXII-3007 yang tengah melakukan pengawasan rutin bersama personel Sat Polairud.
"Kami mendapat laporan dari nelayan bahwa masih sering terjadi aktivitas penangkapan ikan dengan bahan peledak di sekitar Pulau Besar. Tim kami langsung melakukan penyelidikan sejak Minggu (20/4), dan pagi ini berhasil mengamankan dua pelaku berikut barang bukti," kata Kasat Polairud Polres Sikka IPTU Muhammadong dalam keterangannya.
Tamher diketahui berperan melempar bom rakitan ke laut, sementara Abidin menyelam dengan alat bantu kompresor untuk memunguti ikan hasil ledakan.
Baca Juga: Arus Balik Peziarah Semana Santa Larantuka: Tradisi Usai, Kota Kembali Sunyi
Saat ditangkap, polisi menemukan 134 ekor ikan hasil bom, satu unit kompresor, selang dan dakor selam, korek api gas, potongan obat nyamuk, serta dua perahu kecil yang digunakan untuk melancarkan aksi ilegal tersebut.
Seorang saksi mata, R, yang merupakan nelayan setempat, juga membenarkan kejadian itu.
Ia mengaku melihat langsung saat Tamher melempar bom dan Abidin menyelam untuk mengumpulkan hasil tangkapan.
Baca Juga: Selalu Bungkam, Paula Verhoeven Bongkar Alasan di Balik Isu Perselingkuhan: Saatnya Saya Bicara!
Artikel Terkait
Terduga Pencuri Sembako di Kupang Diamankan, Ternyata Seorang Guru Honorer
Selalu Bungkam, Paula Verhoeven Bongkar Alasan di Balik Isu Perselingkuhan: Saatnya Saya Bicara!
Menara Eiffel di Paris Akan Dipadamkan untuk Mengenang Wafatnya Paus Fransiskus
Arus Balik Peziarah Semana Santa Larantuka: Tradisi Usai, Kota Kembali Sunyi
Kasus Pencurian di Sikka Masuk Babak Baru, Tersangka dan Barang Bukti Resmi Dilimpahkan