Ironi Erupsi Lewotobi: Warga Penyintas Disiksa 4 Oknum TNI, Korban Disambit dan Direndam Air, Ini Respon Dandim!

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Kamis, 1 Mei 2025 | 19:12 WIB
Korban saat menunjukan bukti saat ia disiksa.  (Foto/ Facebook. )
Korban saat menunjukan bukti saat ia disiksa. (Foto/ Facebook. )

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Tragedi kemanusiaan terjadi di tengah bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Seorang warga penyintas dari Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan empat oknum anggota TNI dari Koramil 1624/Boru.

Insiden bermula pada Rabu (30/4/2025), saat korban tengah mengantar istri dan anaknya ke Puskesmas Boru untuk berobat.

Baca Juga: Eksklusif: Jejak Rokok Ilegal Sky di Maumere, Bisnis Gelap yang Diduga Dilindungi

Di tengah kepulan abu vulkanik yang menyelimuti jalan, korban memberi isyarat agar seorang anggota TNI berseragam yang mengangkut pakan ternak dengan motor matik memperlambat laju kendaraan.

Alih-alih ditanggapi baik, korban justru dimaki.

"Kalau tegur, ya tegur rumput!" hardik oknum tersebut sambil menunjukkan gestur mengancam.

Baca Juga: Dua Pria Meninggal Saat Menyuluh Ikan di Pantai Kehale- Flotim, Salah Satu Korban Sempat Teriak Minta Tolong

Merasa terancam, korban merekam kejadian itu sebagai dokumentasi pribadi.

Namun, hal itu memicu kemarahan sang oknum.

Korban dipaksa menghapus video, dan terjadi cekcok mulut yang kemudian dilerai pengguna jalan lain.

Baca Juga: Dukung Gaya Hidup Cerdas, Xiaomi TV A Pro 2026 Siap Hadir di Indonesia Mulai 5 Mei

Korban akhirnya menghapus video tersebut dan melanjutkan perjalanan.

Dipanggil ke Koramil

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X