Drama Patroli Jelang HUT RI ke-80: Koops Habema Sita Bintang Kejora, Senjata Api, hingga Terlibat Kontak Senjata di Papua

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Minggu, 17 Agustus 2025 | 09:31 WIB
Inilah barang bukti milik KKB hang berhasil disita aparat. (Foto PUSPEN TNI)
Inilah barang bukti milik KKB hang berhasil disita aparat. (Foto PUSPEN TNI)

 

REPORTASENTT.COM- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komando Operasi (Koops) Habema memperketat patroli dan penyisiran di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah.

Langkah ini dilakukan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di tengah meningkatnya potensi ancaman dari Kelompok Separatis Bersenjata (OPM).

Koops Habema menyebut kegiatan patroli yang dilakukan satuan tugas di lapangan kerap diwarnai kontak tembak.


Baca Juga: Ramai Isu Judi di Pasar Malam Alok, Begini Penjelasan Polisi


Hal ini terjadi akibat serangan lebih dahulu yang dilakukan OPM terhadap aparat keamanan. Meski demikian, seluruh situasi disebut dapat dikendalikan dengan aman.

“Prajurit melaksanakan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur hukum, dengan tujuan utama melindungi keselamatan masyarakat,” kata Koops Habema dalam keterangannya, Minggu (17/8).

Berdasarkan informasi masyarakat, pada 8 Agustus 2025 aparat melaksanakan penyisiran di Kampung Biak, Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya.


Baca Juga: Wakil Bupati Flores Timur: HUT RI ke-80 Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Kemandirian

Lokasi tersebut diduga menjadi persembunyian kelompok OPM jaringan Tenggamati Enumbi.

Tenggamati Enumbi sendiri pernah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Papua melalui surat bernomor 01/I/2014/DIT RESKRIMUM tertanggal 23 Januari 2014.

Ia diduga terlibat kasus pencurian dengan kekerasan di Pos Polisi Kulirik, Puncak Jaya.


Baca Juga: Difitnah, Dihina, dan Dianiaya di Lamawalang, Korban Tetap Maafkan Pelaku Lewat Restorative Justice

Saat pasukan mendekati sasaran, kelompok OPM melepaskan tembakan dari posisi mereka.

Kontak senjata pun tidak terhindarkan. Dalam insiden tersebut, tiga anggota OPM tertembak. Salah satunya diduga kuat Tenggamati Enumbi.

Kelompok tersebut kemudian melarikan diri ke arah timur sambil membawa rekan mereka yang terkena tembakan.

Baca Juga: Dugaan Kebocoran Data Pelanggan JNE, 81 Juta Data Diduga Bocor ke Forum Gelap


Dari lokasi, aparat mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain dua pucuk pistol, dua unit radio komunikasi HT merek Baofeng dan WLAN, puluhan butir amunisi berbagai kaliber, bendera Bintang Kejora, tiga unit telepon genggam, power bank, magasin senjata, serta perlengkapan tempur lainnya.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X