Skenario Penangkapan dan Uang Rp20 Juta: Menelisik Dugaan Praktek Gelap di Balik Kasus Narkotika Flores Timur

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Senin, 20 April 2026 | 20:46 WIB
Foto mafia. (ilustrasi)
Foto mafia. (ilustrasi)

 

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Jejak itu bermula dari kehilangan sepeda motor di sebuah pesta minuman keras di Larantuka. Malam yang semula biasa berubah menjadi pintu masuk ke jaringan yang lebih gelap.

Y, inisial yang disamarkan, kehilangan motornya, lalu mendapatkannya kembali melalui bantuan aparat Polres Flores Timur. Peristiwa itu mengubah arah hidupnya.

Y, pria bertubuh kurus, bertato di tangan, berkulit gelap, berasal dari Desa Kiwang One, anak almarhum T, kemudian masuk dalam lingkaran aparat.

 

Baca Juga: Gubernur NTT Tekankan Kualitas, 32 Ruas Jalan Strategis Ditangani Sepanjang 2025

 

Sejak saat itu, ia diduga menjalankan peran baru sebagai informan. Ia bergerak masuk ke jejaring peredaran narkotika di wilayah Kelubagolit dan Ile Boleng.

Operasi berlangsung rapi, menyasar kelompok rentan: pelajar. Sejumlah anak sekolah berakhir di Rumah Tahanan Larantuka, menjadi wajah dari rantai yang lebih panjang.

Pengamatan lapangan beberapa hari lalu menemukan simpul lain. Sebuah kafe yang beririsan dengan lingkungan Rutan Flores Timur menjadi titik temu.

 

Baca Juga: Dana Nasabah Rp7 Miliar Dikembalikan, OJK Kawal Penuntasan Kasus BNI Aek Nabara

 

Halaman:

Editor: Florianus Harson

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X