Polisi Temukan Remaja Hilang Asal Sikka di Pelabuhan Labuan Bajo, Diduga Hendak Temui Ibu Kandung

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Jumat, 24 Juli 2026 | 09:50 WIB
Korban berinisial MU (16) dengan wajah disensor usai diamankan personel Polres Manggarai Barat di Pelabuhan Marina Labuan Bajo sebelum keberangkatan kapal. (Foto TBN Polres Mabar)
Korban berinisial MU (16) dengan wajah disensor usai diamankan personel Polres Manggarai Barat di Pelabuhan Marina Labuan Bajo sebelum keberangkatan kapal. (Foto TBN Polres Mabar)

 

Korban tinggal di rumah kerabatnya selama dua hari sebelum berangkat ke Labuan Bajo menggunakan mobil travel.

Sesampainya di Labuan Bajo sekitar pukul 18.30 Wita, MU bersama bibinya membeli tiket KM Leuser dengan tujuan Makassar. Namun, sebelum proses keberangkatan berlangsung, petugas berhasil mengidentifikasi keberadaan keduanya di Pelabuhan Marina.

"Korban sempat menginap di rumah kerabatnya selama dua hari sebelum diantar menuju Pelabuhan Marina," kata Christian.

 

 

Baca Juga: Dua Terduga Kasus Perzinaan Dibawa ke Polda NTT, Penyidik Dalami Alat Bukti


Dari hasil pendalaman polisi, motif MU meninggalkan rumah dipicu keinginan bertemu ibu kandungnya yang tinggal di Toraja, Sulawesi Selatan. Selama 16 tahun, ia belum pernah bertemu langsung dengan ibunya dan berencana melanjutkan perjalanan dari Makassar menuju Toraja setelah dijemput keluarga.

"Kami memahami kerinduan seorang anak kepada ibu kandungnya. Namun, bepergian tanpa izin dan tanpa pendamping sangat berisiko terhadap keselamatan anak di bawah umur. Langkah pengamanan ini dilakukan untuk melindungi korban dari potensi bahaya selama perjalanan," tutur Christian.


Selain mengamankan korban, penyidik juga meminta keterangan dari bibinya yang mendampingi perjalanan tersebut. Polisi memastikan identitas warga yang memberikan informasi selama proses pencarian tetap dirahasiakan.

 

Baca Juga: Awal Kasus Dugaan Pencurian HP di Kota Kupang, Terduga Pelaku Sempat Diamankan Warga



Saat ini MU berada di Polres Manggarai Barat dalam kondisi sehat sambil menunggu proses penyerahan kepada keluarga.

Koordinasi dengan Polres Sikka terus dilakukan agar pemulangan korban serta pertemuannya dengan keluarga berlangsung sesuai prosedur dan mengutamakan keselamatan.

"Kami telah berkoordinasi dengan Polres Sikka untuk memfasilitasi penyerahan korban kepada keluarga sekaligus mempertemukannya dengan ibu kandungnya secara aman dan sesuai ketentuan," kata Christian.

 

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X