hukum-kriminal

Kronologi KA Argo Bromo Tabrak Mobil Rombongan Haji di Grobogan, Empat Orang Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 | 20:37 WIB
Petugas mengevakuasi mobil ringsek usai tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di perlintasan tanpa palang pintu Grobogan, Jawa Tengah. ((Instagram.com/@cretivox))

REPORTASENTT.COM- Kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan sebuah mobil Toyota Avanza terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026) dini hari. Empat orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Insiden tersebut melibatkan mobil berisi sembilan penumpang yang merupakan rombongan pengantar jemaah haji.

Mereka diketahui baru kembali setelah mengantar keberangkatan calon haji ke Solo.

 

Baca Juga: KPK: Jangan Ada Intervensi Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Usulan Pokir DPRD

Kasatlantas Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani mengatakan, kecelakaan diduga terjadi saat pengemudi melintas di rel tanpa palang pintu dengan kondisi sekitar minim penerangan.

“Dari sembilan penumpang, empat korban meninggal dunia, tiga menjalani rawat jalan, dan dua dirawat di RSUD R Soejati Purwodadi,” kata Kumala, Jumat.

Polisi juga menelusuri kemungkinan faktor lain, termasuk keterbatasan jarak pandang dan minimnya rambu peringatan di lokasi perlintasan.

 

Baca Juga: MK Periksa Gugatan Baru UU Polri, Pemohon Soroti Penjelasan Pasal 28 Ayat 3

Benturan keras membuat mobil terpental hingga masuk area persawahan di sekitar jalur rel. Kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian bodi depan dan samping.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan Iptu Eko Ari Kisworo menjelaskan seluruh penumpang mobil merupakan warga setempat dan bukan calon jemaah haji.

“Rombongan pengantar haji, jadi tidak ada korban calon haji. Peristiwa ini masih didalami,” kata Eko.

 

Baca Juga: Diduga Aniaya Warga di Soe, Pria di TTS Diamankan Polisi Usai Laporan Masuk ke Call Center 110



Sementara itu, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang Luqman Arif membenarkan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasarturi terlibat tabrakan dengan kendaraan di perlintasan tersebut.

“Kereta sempat berhenti luar biasa di Stasiun Kradenan untuk pemeriksaan sarana setelah kejadian,” kata Luqman.

Menurut dia, setelah dinyatakan aman oleh petugas Awak Sarana Perkeretaapian, perjalanan kereta kembali dilanjutkan pada pukul 02.56 WIB.

 

Baca Juga: ASN Malaka Diduga Intimidasi Wartawan, Hina Profesi Jurnalis dan Ancam Penjara

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang, terutama di lokasi tanpa palang pintu dan pada kondisi cuaca berkabut.

Tags

Terkini