hukum-kriminal

Diduga Kabur Saat Liburan di Korea Selatan, Peserta Tur Asal Madiun Dicari hingga Diburu Sayembara

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:33 WIB
Femas, peserta tur asal Madiun yang dilaporkan hilang saat perjalanan wisata di Korea Selatan dan kini masih dalam proses pencarian penyelenggara. (Foto/ ist)

 

REPORTASENTT.COM- Media sosial diramaikan kabar hilangnya seorang peserta tur asal Madiun saat mengikuti perjalanan wisata ke Korea Selatan.

Kasus tersebut menjadi perhatian luas setelah penyelenggara perjalanan mengumumkan pencarian dan menawarkan hadiah bagi pihak yang membantu menemukan peserta itu.

Peserta bernama Femas terakhir diketahui berada bersama rombongan di kawasan Myeongdong, Seoul.

 

Baca Juga: Labuan Bajo Diincar Modus Penipuan Berkedok Fun Run, Polres Telusuri Akun dan Nomor Pelaku

 

Berdasarkan keterangan yang diunggah akun Threads @sarjanabackpacker, Femas berpamitan untuk berjalan sendiri mencari sepatu sebelum akhirnya tidak lagi kembali ke rombongan.

Selama mengikuti perjalanan wisata, penyelenggara mengaku tidak menemukan perilaku yang mengarah pada rencana meninggalkan rombongan.

Bahkan, tour leader menempati kamar yang sama dengan Femas sehingga aktivitasnya relatif terpantau.

 

Baca Juga: Tragedi 'Bis Kayu' di Manggarai Barat: Overload dan Jalur Ekstrem Diduga Jadi Pemicu Dua Korban Tewas



"Tidak ada tanda-tanda sama sekali. Beliau pendiam. Tour Leader satu kamar dengannya. Diajak ngobrol, diajak makan, diajak jalan. Bahkan ditanya berkali-kali apakah ada kesulitan, semuanya terlihat normal," tulis akun @sarjanabackpacker.


Setelah meminta izin berbelanja, Femas disebut tidak kembali ke hotel. Berbagai upaya menghubunginya melalui telepon maupun WhatsApp juga tidak membuahkan hasil.

"Sampai malam itu beliau berkata ingin melihat-lihat sepatu di Myeongdong. Lalu menghilang. Tidak pernah kembali ke hotel, tidak pernah menjawab telepon, tidak pernah membalas WhatsApp, tidak pernah memberi kabar," tulis akun tersebut.

 

Baca Juga: Tragedi 'Bis Kayu' di Manggarai Barat: Overload dan Jalur Ekstrem Diduga Jadi Pemicu Dua Korban Tewas

Halaman:

Tags

Terkini