REPORTASENTT.COM- Sejak memasuki awal tahun 2024, Organisasi Papua Merdeka (OPM), dari Kodap III/Ndugama pimpinan Egianus Kogoya, beberapa kali berusaha menyerang Pos TNI di Kampung Paro, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.
Aksi penyerangan oleh tersebut dilancarkan, karena OPM ingin mengganggu keamanan di wilayah Papua.
Pasukan TNI dari Koops Habema pun tak tinggal diam.
Baca Juga: Teroris Jamaah Islamiyah Poso Ditangkap Densus 88
Komando Operasi TNI (Koops TNI) Habema melaksanakan penindakan terhadap OPM, dan berhasil melumpuhkan OPM di wilayah tersebut.
Pasukan TNI berhasil melumpuhkan, dan menyita barang bukti milik OPM di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat (19/4/2024).
Beberapa hasil diraih Koops Habema dalam menindak OPM di Paro, antara lain dua orang anggota OPM tertembak namun berhasil melarikan diri," kata Kepala penerangan Koops Habema Letkol Arh Yogi Nugroho.
Baca Juga: Petasan Meledak, Sebuah Rumah di Desa Sembilangan Jawa Timur Hancur, Tiga Orang Terluka
Letkol Arh Yogi menambahakan, Koops Habema berhasil mendapatkan satu pucuk pistol FN beserta magasen, sebuah magasen senapan SS-2, 27 butir munisi 5.56 mm, sebuah bendera Bintang Kejora OPM, sebuah busur dan beberapa anak panah tradisional, sebuah parang, serta sebuah noken.
Keberhasilan Prajurit TNI melumpuhkan kekuatan OPM di Paro kata Letkol Arh Yogi, merupakan bagian dari upaya untuk menjaga stabilitas keamanan demi lancarnya proses percepatan pembangunan di Papua," ucap Kapen Koops Habema.
Di tempat terpisah, Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar membenarkan kejadian tersebut
Baca Juga: Jasad Pasutri Korban Banjir Lahar Semeru Berhasil Dievakuasi Polres dan Warga Lumajang
Ia mengatakan, Koops Habema berhasil menembak OPM yang sudah sering menyerang pos-pos TNI dan berhasil mendapatkan senjata api, panah dan barang lainnya milik OPM.