Jasad Pasutri Korban Banjir Lahar Semeru Berhasil Dievakuasi Polres dan Warga Lumajang

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Sabtu, 20 April 2024 | 08:32 WIB
Evakuasi korban banjir lahar dingin Semeru. (Foto facebook mas Totok)
Evakuasi korban banjir lahar dingin Semeru. (Foto facebook mas Totok)
 
 
REPORTASENTT.COM, LUMAJANAG-  Jasad sepasang suami istri (pasutri) korban  dari  banjir lahar Semeru akhirnya berhasil dieavakuasi oleh Polres Lumajang bersama warga.
 
Kedua korban ini dieavakuasi di Jembatan Mujur, desa Kloposawit, kecamatan Candipuro, kabupaten Lumajang, Jumat (19/4/2024).

Jasad kedua korban langsung di evakuasi menuju rumah duka untuk dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga.
 
Baca Juga: Seorang Tukang Pijat Asal TTS Ditemukan Meninggal Dunia di Pasir Panjang kota Kupang

"Awalnya pasangan suami istri berboncengan mengendarai sepeda motor melintas di jembatan kali Mujur, desa Kloposawit, kecamatan Candipuro kemudian ambrol. Saat itu, mereka baru saja pulang silaturahmi," kata Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K., melalui Kasubsi Pidm Sihumas Ipda Sugiarto, S.H.

Namun ketika melintasi di ujung jembatan, kemudian jembatan tersebut ambrol Sepeda motor mereka naiki jatuh ke dasar sungai, lalu terbawa banjir lahar dingin Semeru.

 Ipda Sugiarto mengatakan, kedua korban ditemukan oleh warga dengan kondisi meninggal dunia tertimbun material di aliran Sungai dusun Kebonjati, desa Kloposawit.
 
Baca Juga: Krisis Timur Tengah, Para Pemimpin Dunia Desak Israel dan Iran  Tak Meningkatkan Ketegangan

Awalnya kata Ipda Sugiarto, warga menemukan sepeda motor milik korban.
 
"Motor korban mengalami rusak cukup parah akibat diterjang banjir lahar Semeru. Berselang 10 menit kemudian warga menemukan jasad korban bernama Bambang dengan jarak 10 meter dari lokasi penemuan sepeda motor," tambahnya.

Setelah jasad Bambang ditemukan, tak lama jasad istri Bambang yang bernama Ngatini juga ditemukan sekitar 5 meter dari jasad suaminya.
 

Setelah berhasil ditemukan korban di evakuasi ke rumahnya untuk dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga di dusun Jurang Geger, desa Kloposawit, kecamatan Candipuro.

Kondisi di wilayah Candipuro sejak pagi hingga kemarin, dilanda hujan dengan itensitas tinggi sehingga mengakibatkan debit air di daerah aliran Sungai Mujur meningkat dan mengakibatkan rusaknya pondasi jembatan dan bendungan.
 

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X