Seorang Tukang Pijat Asal TTS Ditemukan Meninggal Dunia di Pasir Panjang kota Kupang

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Sabtu, 20 April 2024 | 08:08 WIB
Foto ilustrasi. (Desain Template Tim Repostase NTT)
Foto ilustrasi. (Desain Template Tim Repostase NTT)
 
 
REPORTASENTT.COM, KUPANG- DM adalah seorang tukang pijat asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ditemukan meninggal dunia di Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.
 
Dalam pengakuan saksi OS, pada Kamis (18/04/2024) dia dan DM tiba di Kota Kupang dari Kabupaten TTS.
 
Tujuan keduanya ke Kupang untuk melakukan pengobatan keluarga yang sakit di Kelurahan Oesapa. Setelah melakukan pemijatan, DM dan OS pergi ke rumah Ibu J yang merupakan kakak ipar dari OS.
 

OS dan DM pada malam itu juga  bersama Ibu J pergi ke Kelurahan Manulai II, dengan tujuan ikut acara kumpul keluarga, dan sempat melakukan pemijatan kepada salah seorang keluarga yang sedang sakit.
 
Setelah itu mereka bertiga pulang ke rumah, sekitar pukul 23.30 Wita.OS dan DM langsung tidur, di dalam kamar yang sama.  

Saat OS bangun tidur, Ia masih melihat DM masih tertidur, pada pada Jumat pagi.
 
 
Kemudian melakukan aktifitasnya, namun sekitar pukul 07.00 Wita, melihat DM masih tertidur, lalu OS berusaha membangunkan DM, namun tidak ada respon.
 
Selanjutnya OS memberitahukan kepada keluarga, kemudian keluarga dibantu oleh Ketua RT setempat, guna meminta bantuan petugas kesehatan dari Puskesmas Pasir Panjang.
 
Petugas Kesehatan Puskesmas Pasir Panjang dr. Eka Muftiana, melakukan pemeriksaan dan memberitahukan bahwa yang DM telah meninggal dunia.
 
 
“Begitu mendapatkan informasi terkait adanya orang meninggal dunia, saya langsung perintahkan Kapolsek Kota Lama, anggota dan Identifikasi Polresta Kupang Kota unutk segera ke lokasi, guna mengamankan TKP dan mengumpulkan informasi terkait meninggalnya DM," kata Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si.

Ditambahkan Kapolres, sesuai informasi yang diperoleh, DM ditemukan meninggal di atas tempat tidur, dengan posisi terlentang  menggunakan celana panjang kain warna hitam, dan baju kaos warna hijau bergaris.
 
Ia juga menjelaskan penyebab kematian DM belum diketahui secara pasti, namun kata Kapolres, informasi dari pihak keluarga, bahwa DM selama ini sering mengeluh sesak nafas.
 

Sesuai dengan hasil koordinasi dari saksi OS dan pihak keluarga di Kabupaten TTS, kata Kombes Pol. Aldinan pihak keluarga menerima kematian ini sebagai musibah, dan saksi menandatangani surat penolakan otopsi dan berita acara penyerahan jenazah, dan rencana dari pihak keluarga, jenazah akan dibawa dan disemayamkan di Kabupaten TTS”, tutup Kapolresta. 

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X