REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, korban insiden kapal terbalik di di Perairan Pantai Rogan, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur Pada hari Selasa, 16 April 2024 lalu akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang bernama Simon Seba Koten sekitar Pukul 10.20 WIta, korban ditemukan dalam posisi terapung, dengan kondisi meninggal dunia disekitar 300 meter dari lokasi kejadian.
"Tim langsung melakukan evakuasi ke rubber boat dan dibawa ke Puskesmas menggunakan mobil BPBD Flores Timur," kata Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan selaku SMC (SAR Mission Coordinator).
Baca Juga: Desa Wisata Helanlangowuyo NTT Mulai Ramai Dikunjungi Turis Mancanegara
Supriyanto pun meriwayatkan kronologi kejadian saat itu.
Dijelaskannya kronologi kejadian bermula pada pukul 12.50 Wita, tanggal 16 April 2024.
Korban bersama anaknya hendak kembali ke rumahnya setelah berkebun seharian, mereka memilih menggunakan sampan menuju daerah rumah.
Baca Juga: UBBPd6 dan 12 SFP SM 10G milik Telkomsel Dicuri, Korban Alami Kerugian Rp.120 Juta
"Namun saat akan mendekati pesisir Pantai Rogan sampan yang ditumpanginya bersama anaknya terbalik, anaknya telah berupaya menyelamatkan korban namun tidak berhasil," kata Kepala Basarnas Maumere.
Anaknya kata Supriyanto, memutuskan berenang ke tepian dan memberitahukan kepada masyarakat dan keluarga bahwa korban tenggelam, hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Maumere untuk diupayakan pencarian pada Tanggal 17 April 2024.
Artikel Terkait
Basarnas Perlu Tingkatkan Kesiapsiagaan Selamatkan Masyarakat Korban Bencana
Tiga Jenazah Korban Kapal Tenggelam di Korea Selatan Tiba di Indonesia
Luar Biasa, Basarnas Kerahkan KN SAR Puntadewa 250 Dukung Prosesi Laut Semana Santa
Sidang Perdana Terdakwa HA Kasus Korupsi Basarnas Digelar Pengadilan Militer Tinggi Jakarta
Tim SAR Evakuasi Jasad Remaja Tenggelam di Sungai Wae Ara, Manggarai Barat