REPORTASENTT.COM, ADONARA- Desa Helanlangowuyo, Kecamtan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masuk dalam Desa Wisata yang sudah terverifikasi dalam Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
Di desa Helanlangowuyo sendiri terdapat beberapa atraksi wisata yang lebih berorientasi dalam kebudayaan dalam hal ini kearifan lokal ( adat Istiadat).
Di Lamahelan terdapat kampung adat dan beberapa benda cagar budaya seperti Gading, Nubanara dan soba Ratu.
Baca Juga: UBBPd6 dan 12 SFP SM 10G milik Telkomsel Dicuri, Korban Alami Kerugian Rp.120 Juta
Sedangkan ada satu ritual adat yang rutin dilakukan setiap tahun yaitu ritual adat pao ile.
Pao Ile adalah masyarakat adat melakukan serimonial memberi makan leluhur di puncak gunung Boleng.
Turis Mancanegara Mulai Ramai Berkunjung
Menurut data dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Helanlangowuyo, pada tahun 2023, kunjungan ke desa wisata Lamahelan didominasi oleh turis dari mancanegara, tercatat kurang lebih 50 an turis.
Ketua Pokdarwis Helanlangowuyo, Bernadus Boro Bura mengakui, walaupun belum bekerja sama secara permanen dengan pihak manapun, tetapi kunjungan wisatawan terus berdatangan di desa tersebut.
"Kalau mau jujur, kami juga sering mendapatkan turis- turis 'lepas', juga mendapatkan tamu rombongan yang sangat besar jumlahnya," kata pria yang biasa disapa Bernad ini.
Baca Juga: Risiko Penyebaran Flu Burung ke Manusia Merupakan Kekhawatiran Besar WHO
Ia menambahkan, upaya Pokdarwis Helanlangowuyo yang paling utama adalah promosi.
Artikel Terkait
Guardiola Bangga City melakukan Segalanya, Meski Tersingkir dari Eropa
Kembalinya Liverpool Gagal Melawan Atalanta Meskipun Salah Mencetak Gol Lebih Awal
Pencurian Emas di Toronto yang Termasuk dalam Serial Netflix, Enam Pria Ditangkap
Risiko Penyebaran Flu Burung ke Manusia Merupakan Kekhawatiran Besar WHO
UBBPd6 dan 12 SFP SM 10G milik Telkomsel Dicuri, Korban Alami Kerugian Rp.120 Juta