Bernard Boro, Pemandu Wisata Flores Timur Tembus Pelatihan Nasional Local Champion di Bali

Photo Author
Paulina Labina, Reportase NTT
- Minggu, 14 Desember 2025 | 18:13 WIB
Bernard Boro peserta asal Flores Timur berfoto bersama peserta lain saat pelatihan sertifikasi pemandu wisata Local Champion nasional di Desa Taro Bali Gianyar. (Foto/ist)
Bernard Boro peserta asal Flores Timur berfoto bersama peserta lain saat pelatihan sertifikasi pemandu wisata Local Champion nasional di Desa Taro Bali Gianyar. (Foto/ist)


REPORTASENTT.COM, GIANYAR-  Kegiatan Pelatihan Kompetensi dan Sertifikasi Pemandu Wisata Tingkat Nasional dengan skema Local Champion digelar di Desa Taro, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Kegiatan ini berlangsung selama delapan hari dan diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
 


Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 peserta dari 20 kabupaten/kota di NTT, dengan masing-masing daerah mengutus satu orang perwakilan pemandu wisata.
 
 
 
Dari Kabupaten Flores Timur, peserta yang ditunjuk adalah Bernard Boro, pemandu wisata dari  Wisata Lamahelan, Desa Helanlangowuyo, Kecamatan Ile Boleng.
 
 
 
 


Bernard Boro ditunjuk secara langsung oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Flores Timur untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi pemandu wisata tingkat nasional tersebut.


Selama delapan hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pemandu wisata lokal.
 
 
 
Rangkaian kegiatan meliputi empat hari pembelajaran teori, dua hari praktik lapangan, serta dua hari ujian kompetensi sebagai syarat memperoleh sertifikasi pemandu wisata Local Champion tingkat nasional.
 
 
 


Pelatihan ini bertujuan mencetak pemandu wisata unggul yang mampu menjadi penggerak pariwisata di daerah masing-masing, sekaligus memperkuat promosi destinasi wisata berbasis desa dan kearifan lokal.

Bernard Boro peserta asal Flores Timur saat mengikuti pelatihan sertifikasi pemandu wisata Local Champion nasional di Desa Taro Bali Gianyar selama delapan hari.

Bernard Boro menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk mewakili Flores Timur dalam kegiatan nasional tersebut.


“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan, mulai dari peningkatan kompetensi kepemanduan, pemahaman standar pelayanan wisata, hingga cara mengemas potensi desa wisata agar lebih bernilai jual,” kata Bernard kepada Reportasentt.com, Minggu(14/12/2025).
 
 
 
 
 
 

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata di Desa Helanlangowuyo dan desa-desa wisata lain di Flores Timur.
 
 


“Harapan saya, setelah mengikuti pelatihan ini, saya bisa berkontribusi lebih besar dalam mengembangkan desa wisata, khususnya di Helanlangowuyo. Semoga ke depan semakin banyak pemandu lokal Flores Timur yang berkompetensi nasional dan mampu bersaing secara profesional,” katanya.
 


Bernard juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh kepadanya sebagai perwakilan daerah.
 
 


“Saya mengucapkan terima kasih kepada Disparbud Flores Timur yang telah menunjuk dan memfasilitasi saya mengikuti kegiatan ini. Ini adalah bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas SDM pariwisata,” ungkap Bernard.


Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi para pelaku wisata desa untuk terus belajar dan berkembang.


“Semoga ke depan Dinas Pariwisata terus membuka peluang bagi pemandu wisata lokal lainnya, sehingga pariwisata Flores Timur bisa tumbuh dengan SDM yang unggul, profesional, dan berdaya saing nasional,” tutupnya.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X