REPORTASENTT.COM, PAPUA PEGUNUNGAN- Aksi kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap dua warga sipil di Yalimo, Papua Pegunungan, pada 8 Januari 2025, memicu respons cepat dari pihak kepolisian.
Kapolda Papua, Irjen. Pol. Patrige Renwarin, segera mengerahkan Satgas Operasi Damai Cartenz untuk memburu para pelaku dan memulihkan situasi keamanan di wilayah tersebut.
Kapolda Papua menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami identitas para pelaku untuk memastikan apakah mereka berasal dari kelompok lokal di Yalimo atau merupakan kelompok baru yang datang dari luar wilayah.
“Kami sengaja mendatangkan Satgas Operasi Damai Cartenz agar kasus ini dapat terungkap lebih cepat dan hukum dapat ditegakkan terhadap kelompok-kelompok yang meresahkan masyarakat,” ujar Kapolda.
Dalam peristiwa tersebut, dua warga sipil menjadi korban kekerasan bersenjata yang diduga dilakukan oleh KKB.
Dalam peristiwa tersebut, dua warga sipil menjadi korban kekerasan bersenjata yang diduga dilakukan oleh KKB.
Polisi segera mengambil langkah pengamanan dengan melakukan pengintaian untuk menangkap pelaku dan mencegah aksi teror lebih lanjut.
Operasi ini bertujuan tidak hanya untuk menangkap pelaku tetapi juga menjaga keamanan masyarakat agar situasi di Yalimo kembali kondusif.
Hingga saat ini, operasi masih terus berlangsung dengan fokus utama pada upaya penegakan hukum yang tegas dan terukur.
Hingga saat ini, operasi masih terus berlangsung dengan fokus utama pada upaya penegakan hukum yang tegas dan terukur.
Kapolda Papua menegaskan komitmen pihaknya untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat sambil memastikan bahwa para pelaku akan menghadapi konsekuensi hukum yang setimpal.
Baca Juga: Biaya Haji Rp55,43 Juta: Apa Saja yang Didapat Jamaah? Ini Rinciannya!
“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan bersama. Informasi dari masyarakat juga sangat penting untuk membantu kami dalam mengungkap kasus ini,” tambah Irjen. Pol. Patrige Renwarin.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan bersama. Informasi dari masyarakat juga sangat penting untuk membantu kami dalam mengungkap kasus ini,” tambah Irjen. Pol. Patrige Renwarin.