Baca Juga: Dialog Budaya di Adonara, Masyarakat Soroti Pelestarian Desa: Fadli Zon Janji Anggaran Khusus
"Setelah lima menit, dia sadar kembali, lalu pingsan lagi. Saya melakukan hal yang sama sampai tiga kali," ungkapnya.
Tak berselang lama, tim medis tiba dan membawa pria tersebut ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Sebelum dibawa pergi, pria itu sempat berterima kasih kepada Pater Markus.
Baca Juga: Kunjungan Perdana ke Flores Timur, Fadli Zon: Saya Lebih Terkesima di Sini daripada di 100 Negara!
"Saya sendiri kagum: bagaimana saya bisa 'menghidupkan kembali' seseorang yang hampir meninggal," katanya.
Pater Markus menambahkan, peristiwa ini terjadi bertepatan dengan perayaan Minggu Kerahiman Ilahi, hanya beberapa meter dari makam Paus Fransiskus.
"Saya berharap dan berdoa agar pria Jerman yang tidak saya kenal itu akan pulih. Keajaiban selalu mungkin terjadi, tentu dengan pertolongan dan kuasa Tuhan," tuturnya.
Profil Pater Markus Solo Kewuta
Pater Markus Solo Kewuta SVD, lahir di Lewouran, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada 4 Agustus 1968.
Ia adalah pastor Katolik dari tarekat Serikat Sabda Allah (SVD) dan kini bertugas di Kuria Tahta Suci Vatikan.
Sejak Juli 2007, Pater Markus menjadi staf Penasehat pada Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Umat Beragama (Pontifical Council for Interreligious Dialogue, PCID) di Vatikan, khusus menangani Desk Dialog Katolik-Islam untuk kawasan Asia dan Pasifik.
Baca Juga: PELNI Larantuka Dukung Usaha Lokal Lewat Canvasing dan Layanan Logistik
Pada 2015, ia juga dipercaya sebagai Wakil Presiden Yayasan Nostra Aetate, yang fokus memajukan pendidikan perdamaian antar umat beragama.