mancanegara

Sebuah Ledakan di Pangkalan Militer Irak, Tiga Personel Militer Terluka

Sabtu, 20 April 2024 | 22:59 WIB
Pimpinan Tentara Irak saat meninjau pangkalan militer. (Foto ist)
 
 
REPORTASENTT.COM- Sebuah ledakan menghantam pangkalan militer Irak yang menampung paramiliter pro-Iran, menurut sumber keamanan.

Ledakan pada Jumat malam terjadi di pangkalan Calso, tempat mantan kelompok paramiliter pro-Iran Hashed al-Shaabi , yang sekarang diintegrasikan ke dalam tentara reguler, ditempatkan, kata sumber kementerian dalam negeri dan seorang pejabat militer kepada Agence France-Presse.

Pejabat kementerian mengatakan serangan itu menewaskan satu orang dan melukai delapan lainnya, sementara sumber militer mengatakan tiga personel militer Irak terluka, menurut AFP.
 
Baca Juga: Piala Asia 2024, Ernando Tampil Brilian, Berkali- kali Gagalkan Peluang Emas Australia

Kantor berita Reuters mengatakan dua pejabat menyalahkan ledakan tersebut sebagai serangan udara namun tidak dapat mengatakan siapa yang bertanggung jawab.
 
Dalam sebuah pernyataan, Hashed al-Shaabi mengatakan serangan itu telah menimbulkan kerugian material dan korban jiwa, tanpa menyebutkan jumlah korban luka. Organisasi tersebut mengatakan sebuah ledakan telah terjadi di lokasinya.

“Ledakan itu mengenai peralatan, senjata, dan kendaraan,” kata sumber kementerian.
 
Baca Juga: Usai Indonesia Kalahkan Australia, Ini Komentar Ketua Umum PSSI Erick Thohir

Sumber keamanan tidak akan mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut atau mengatakan apakah serangan tersebut merupakan serangan pesawat tak berawak. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Di media sosial, militer AS mengatakan pasukannya tidak berada di balik laporan serangan tersebut.
 
“Amerika Serikat belum melakukan serangan udara di Irak hari ini,” tulis Komando Pusat AS (Centcom) di Twitter/X, seraya menambahkan bahwa laporan bahwa pasukan Amerika telah melakukan serangan adalah tidak benar.
 
Baca Juga: Ilmuwan Ingatkan Pandemi Berikutnya Kemungkinan Besar Disebabkan Oleh Virus Ini

Hashed al-Shaabi, sebuah aliansi kelompok bersenjata Syiah yang dibentuk untuk melawan ISIS, kini menjadi bagian dari pasukan keamanan Irak.
 
Ia juga dikenal sebagai Kekuatan Mobilisasi Rakyat, Komite Mobilisasi Rakyat atau Unit Mobilisasi Rakyat.

Serangan terhadap paramiliter pro-Iran terjadi di tengah ketegangan regional terkait perang antara Israel dan militan Palestina, Hamas, yang didukung Teheran.
 
Baca Juga: Amicus Curiae Terus Bergulir dari Masyarakat Secara Kelompok Maupun Perorangan ke MK

Pada hari Jumat, serangan yang dituduhkan dilakukan oleh Israel menargetkan pangkalan militer dekat Isfahan di Iran, sebagai pembalasan atas upaya Iran yang sebagian besar gagal untuk mengebom Israel dengan drone dan rudal.

Tags

Terkini