REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Perayaan Semana Santa di Larantuka selama lebih dari lima abad memperlihatkan keterjalinan erat antara iman Katolik, tradisi lokal, serta dinamika sosial yang terus berkembang.
Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Pr, Rabu (1/3/2026), di Istana Keuskupan Larantuka, menilai keberlangsungan tradisi ini tidak terlepas dari devosi kepada Bunda Maria berduka cita dan Tuan Ana yang menderita. Keduanya menjadi pusat spiritual yang membentuk kehidupan umat hingga kini.
“Tanpa Bunda Maria berduka cita dan tanpa Tuan Ana yang menderita, Gereja Larantuka tidak bertumbuh seperti yang kita saksikan hari ini,” katanya.
Baca Juga: Petugas DLH Siaga Penuh, Pastikan Larantuka Bersih Saat Puncak Semana Santa
Menurut dia, kekuatan Semana Santa juga bersumber dari peran historis kelompok confreria, tua adat, serta suku-suku Semana Santa yang menjaga warisan rohani sejak masa Portugis.
Perempuan, khususnya Mama Muji, turut menghidupi tradisi melalui doa di kapela dan tori milik suku.
Semana Santa di Larantuka dipahami sebagai tradisi gereja yang berakar pada spiritualitas misionaris Dominikan.
Baca Juga: Paskah dan Persaudaraan: MUI Flores Timur Ajak Rawat Teduhnya Kebersamaan
Devosi kepada Perawan Maria dan penghormatan atas misteri Paskah, sengsara, wafat, dan kebangkitan Kristus, diekspresikan dalam prosesi serta doa devosional.
Dalam perjalanan sejarah, pembagian peran suku berkaitan dengan struktur Kerajaan Larantuka. Raja sebagai pemimpin utama didampingi pelaksana dari suku tertentu, yang mengatur jalannya perayaan secara turun-temurun.
Meski sistem kerajaan tidak lagi berlaku, struktur sosial itu tetap hidup dalam tradisi Semana Santa.
Baca Juga: Kominfo Jamin Internet Lancar Saat Semana Santa, Operator Perkuat Jaringan di Titik Rawan
Artikel Terkait
Di Balik Penghargaan Polda NTT, Jejak Aksi Heroik hingga Pesan Keras Soal Integritas Anggota
Kembali Menemukan Jati Diri: Ziarah Rohani Angelius Wake Kako di Kota Larantuka
Kominfo Jamin Internet Lancar Saat Semana Santa, Operator Perkuat Jaringan di Titik Rawan
Paskah dan Persaudaraan: MUI Flores Timur Ajak Rawat Teduhnya Kebersamaan
Petugas DLH Siaga Penuh, Pastikan Larantuka Bersih Saat Puncak Semana Santa