REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Anggota Badan Legislasi DPR RI, Firman Soebagyo, mendukung putusan Mahkamah Konstitusi yang menghapus kebijakan pensiun seumur hidup bagi anggota DPR dan pejabat tinggi negara.
Ia memandang langkah tersebut membuka ruang perbaikan tata kelola keuangan negara agar lebih transparan dan berkeadilan.
Selama ini, skema pensiun seumur hidup dinilai tidak sebanding dengan kondisi masyarakat yang bekerja tanpa jaminan hari tua memadai.
Baca Juga: Di Tengah Konflik Gaza, Ahmad Heryawan Dukung Penundaan Pasukan dan Dorong Evaluasi Peran Indonesia
Firman juga mengusulkan agar kebijakan serupa diperluas ke berbagai jabatan publik lain, termasuk anggota DPD, pejabat eselon tertentu, direksi dan komisaris BUMN, hingga kepala daerah.
Menurut dia, kebijakan yang lebih luas akan memperkuat rasa keadilan bagi masyarakat.
Selain itu, anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk pensiun pejabat dinilai bisa dialihkan ke sektor yang lebih membutuhkan, seperti kesejahteraan guru honorer dan tenaga kesehatan.
Baca Juga: Tradisi dan Budaya Berpadu, Halalbihalal Desa Terong Dimeriahkan Tarian Hedung
Dalam wawancara, Firman mengatakan, Keputusan MK ini memberi harapan baru bagi masyarakat yang menginginkan pengelolaan anggaran lebih adil.
Dana yang ada seharusnya bisa diarahkan ke sektor yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.
Ia menambahkan, Guru honorer dan tenaga kesehatan bekerja di garis depan pelayanan publik. Mereka membutuhkan perhatian lebih, termasuk dari sisi kesejahteraan.
Baca Juga: Di Balik Teror Air Keras terhadap Aktivis, Prabowo Subianto Desak Pengungkapan Aktor Intelektual
Firman juga mendorong pemerintah segera menindaklanjuti putusan tersebut tanpa menunggu masa transisi.
Artikel Terkait
Viral di Medsos, Alumni Protes ke Presiden Prabowo Subianto karena Sekolahnya Baru Bagus Setelah Lulus
Di Balik Teror Air Keras terhadap Aktivis, Prabowo Subianto Desak Pengungkapan Aktor Intelektual
Tradisi dan Budaya Berpadu, Halalbihalal Desa Terong Dimeriahkan Tarian Hedung
Penganiayaan di Kupang Terkuak: Pelaku Ngamuk karena Cinta Tak Berbalas
Di Tengah Konflik Gaza, Ahmad Heryawan Dukung Penundaan Pasukan dan Dorong Evaluasi Peran Indonesia