Lebih lanjut, Salim mempertanyakan keberlangsungan pendidikan formal siswa yang dikirim ke barak militer selama enam bulan.
Ia menilai, kebijakan ini berpotensi mengorbankan kurikulum sekolah.
Baca Juga: Eksklusif: Jejak Rokok Ilegal Sky di Maumere, Bisnis Gelap yang Diduga Dilindungi
"Kalau itu sampai enam bulan, nanti kurikulum pendidikannya bagaimana? Ini yang jadi pertanyaan besar," ujarnya.