Gaji Kecil Tapi Kena Pajak? Ini Respons Mengejutkan Prabowo di Hari Buruh

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Jumat, 2 Mei 2025 | 11:53 WIB
Para buruh Hadir di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025), Prabowo menyampaikan pidato di hadapan ribuan massa buruh yang memadati lokasi. (Foto Facebook Prabowo Subianto)
Para buruh Hadir di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025), Prabowo menyampaikan pidato di hadapan ribuan massa buruh yang memadati lokasi. (Foto Facebook Prabowo Subianto)

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menanggapi langsung keluhan para buruh terkait pajak penghasilan dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2025.

Hadir di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025), Prabowo menyampaikan pidato di hadapan ribuan massa buruh yang memadati lokasi.

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti isu pajak penghasilan yang dinilai membebani pekerja dengan gaji rendah.

Baca Juga: Siswa Jabar Keluhkan Kebijakan Jalan Kaki, Gubernur: Jagoan Pantang Minta Bantuan!

Ia menjanjikan akan mengkaji ulang kebijakan pajak bagi kalangan buruh.

"Ya, saya akan pelajari kembali masalah pajak. Pajak yang besar itu untuk orang yang penghasilannya besar," kata Prabowo dari atas podium.

Mantan Menhan itu juga sempat melontarkan candaan soal besarnya gaji buruh.

Baca Juga: Ribuan umat Katolik Berdatangan ke Makam Paus Fransiskus, Perhatian Tertuju pada Konklaf

Ia menyinggung perlunya mempertimbangkan beban pajak agar tidak memberatkan kalangan pekerja bergaji kecil.

"Lu orang gajinya nggak besar, ngapain dipajak? Tapi kalau pajaknya sikit-sikit boleh dong, boleh ya pajaknya nggak terlalu besar," sambungnya, disambut tawa peserta aksi.

"Bayar deh, dikit-dikit," lanjut Prabowo, sembari tersenyum.

Baca Juga: Dua Pria Meninggal Saat Menyuluh Ikan di Pantai Kehale- Flotim, Salah Satu Korban Sempat Teriak Minta Tolong

Di akhir pidatonya, Prabowo mengajak para buruh untuk ikut menjaga dan mengelola kekayaan negara agar bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.

"Saya minta dukunganmu, saya minta bantuanmu, bersama-sama kita selamatkan kekayaan rakyat. Kekayaan negara harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.

Peringatan Hari Buruh 2025 di Jakarta berlangsung meriah dan tertib, dengan sejumlah tuntutan yang disuarakan serikat pekerja mulai dari kenaikan upah hingga revisi kebijakan perpajakan.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X