“Pembangunan manusia ditempatkan sebagai aktor utama pertumbuhan, bukan sekadar objek kebijakan,” ujar dia.
Pidato Presiden Prabowo juga menyinggung pentingnya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
GREAT Institute memandang isu tersebut relevan dengan kebutuhan global terhadap kepastian hukum dalam kerja sama ekonomi.
“Penegakan hukum menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investasi dan kredibilitas ekonomi Indonesia di tingkat internasional,” kata Sudarto.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Berujung Petaka di Manggarai Timur, Kondisi Terbaru Longsor Goreng Meni
Selain itu, kebijakan sosial seperti pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat disebut sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional.
Pendekatan tersebut dinilai memperlihatkan keterkaitan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Prabowo turut mengundang para pemimpin dunia untuk berpartisipasi dalam Bali Ocean Impact Summit sebagai forum kerja sama internasional di bidang lingkungan dan ekonomi kelautan.
Baca Juga: BBM Langka Akibat Cuaca Buruk, Harga Eceran di Lembata Melonjak hingga Rp 50 Ribu per Botol
GREAT Institute menilai arah kebijakan tersebut sejalan dengan gagasan yang dikembangkan dalam forum Great Lecture bertema “Prabowonomics dan Tantangan Terbesar di Era Perang Global”.
“Prabowonomics berpeluang menjadi kontribusi Indonesia dalam diskursus ekonomi global apabila konsisten diterapkan dalam kebijakan nasional,” kata Sudarto.