“Almarhum menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap tugas, termasuk saat menjalankan misi internasional bersama PBB,” kata Agus Subiyanto di Bandung.
Panglima TNI juga menyampaikan duka mendalam atas gugurnya para prajurit dalam misi tersebut.
Ia menilai pengabdian mereka menjadi representasi profesionalisme TNI dalam mendukung stabilitas global.
Pemerintah memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) anumerta serta pemenuhan hak-hak prajurit.
Hak tersebut mencakup santunan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, santunan risiko kematian khusus, asuransi, beasiswa bagi anak prajurit, dana perawatan jenazah, serta Tabungan Wajib Prajurit.
Upacara pemakaman turut dihadiri sejumlah pejabat negara, termasuk Menkopolkam RI Djamari Chaniago dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsuddin, serta jajaran TNI dari tiga matra.
Baca Juga: Wapres Hadiri Festival Paskah di Kupang, Dorong Toleransi dan Ekonomi Daerah
Kehadiran tersebut memperkuat makna penghormatan negara kepada prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas internasional.