“Lapor saja langsung kepada saya, pasti akan kita carikan solusinya yang terbaik. Jika kondisi darurat terkait PMI, tidak perlu birokrasi yang memakan waktu lama. Sebelumnya juga BP2MI sudah pernah melakukan seperti itu, yang dibutuhkan hanya hati nurani yang mau bekerja untuk melayani,” kata Benny.
Baca Juga: PSSI Resmi Lakukan Penjualan Tiket Timnas Indonesia versus Tanzania
Kepala BP2MI juga mengingatkan kembali agar tidak ada kekosongan pelayanan di meja help desk di bandara. Termasuk juga pelayanan di jalur fast track kedatangan PMI.
“Meja help desk itu harus selalu terisi petugas 24 jam. Diatur saja jadwalnya agar pembagian kerjanya efektif. Saya sudah mengajukan tambahan insentif kepada semua petugas di bandara. Ini bukti bahwa negara menghargai kerja kalian jika memang dilakukan dengan hati nurani. Semoga bisa terealisasi dalam waktu dekat,” tambah Benny.
Benny mengungkapkan juga bahwa untuk pelayanan makanan dan minuman di lounge bandara sudah cukup baik, tetapi perlu terus ditingkatkan lagi pelayanan yang lain.
Baca Juga: Paus Fransiskus di Roma Tunjuk Pater Budi Kleden SVD Sebagai Uskup Agung Ende
“Jadi petugas di bandara jangan mengeluh capek. Bisa dikatakan bahwa saya yang lebih capek dari kalian semua. Kemarin saya bahkan melakukan penggrebekan di daerah Kelapa Gading untuk menyelamatkan dua orang CPMI. Kepada para pimpinan yang hadir di sini juga tolong berikan teladan yang baik kepada anak buah masing-masing,” tegas Benny.