REPORTASENTT.COM, CIREBON- "Tolong, saya masih hidup!"
Teriakan memilukan itu keluar dari Taryana, salah satu korban selamat dalam tragedi longsor mematikan di tambang batu Gunung Kuda, Cirebon.
Sempat tertimbun selama 30 menit di balik reruntuhan, kisah selamatnya Taryana bak keajaiban di tengah musibah yang merenggut belasan nyawa.
Baca Juga: Dipulangkan Tapi Masih Tersangka: 16 Mahasiswa Trisakti Terancam Jeruji Meski Sudah di Rumah
Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat, 30 Mei 2025, dan telah menewaskan 14 orang.
Selain itu, 11 pekerja lainnya masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsoran.
Taryana menjadi saksi hidup betapa cepat maut menghampiri.
Baca Juga: Tak Hanya Soal Tawuran, Ini Alasan Tokoh Masyarakat Alor Desak Damai Secepatnya
Ia mengaku sempat melihat material longsor bergerak cepat, lalu berlari masuk ke dalam mobil untuk berlindung. Namun, mobil justru ikut tertimbun.
"Ada di dalam mobil, lari ke dalam mobil," ujar Taryana, Sabtu (31/5/2025).
Tak menyerah pada nasib, dari balik timbunan tanah dan batu, Taryana berhasil merogoh ponselnya yang masih aktif.
Baca Juga: Di Larantuka! Polisi Sisir Pelabuhan hingga Taman Kota, Buruh dan Sopir Dapat 'Peringatan Khusus'
Dengan sisa tenaga, ia menghubungi temannya.
"Saya sempat tertimbun selama 30 menit, kemudian saya menghubungi teman supaya tahu saya masih hidup, tolong bantu, saya kejepit," katanya.
Respons cepat datang dari rekannya yang nekat menerobos reruntuhan menggunakan sebatang pipa untuk membengkokkan setir mobil yang menjepit tubuh Taryana.
Baca Juga: Curanmor Misterius di Flotim Akhirnya Terkuak, Pelaku Berhasil Dibekuk Setelah Ubah Warna Motor!
Artikel Terkait
Di Larantuka! Polisi Sisir Pelabuhan hingga Taman Kota, Buruh dan Sopir Dapat 'Peringatan Khusus'
MK Wajibkan Sekolah Gratis, DPR: Dana BOS Harus Naik, Sekolah Swasta Terancam Gagal Mandiri
Kuliah Rasa TKI? DPR Soroti Kampus di Indonesia Kirim Mahasiswa Magang Jadi Pemetik Buah dan ART di Luar Negeri
Tak Hanya Soal Tawuran, Ini Alasan Tokoh Masyarakat Alor Desak Damai Secepatnya
Dipulangkan Tapi Masih Tersangka: 16 Mahasiswa Trisakti Terancam Jeruji Meski Sudah di Rumah