REPORTASENTT.COM, ADONARA- Acara syukuran Natal bersama sekaligus pemberkatan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Desa Waiwadan, Kecamatan Adonara Barat, Flores Timur, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini disambut positif masyarakat karena dinilai tak hanya mendukung pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi lokal.
Ketua SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), Wilfrid Kabelen, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Dapur MBG di Waiwadan yang disebutnya sebagai berkat bagi semua pihak.
Baca Juga: Bupati Flores Timur Resmikan Dapur MBG Generasi Pertama di Waiwadan
Wilfrid menyampaikan, Dapur MBG diharapkan menjadi motor ekonomi dengan memanfaatkan potensi lokal, mulai dari peternakan ayam hingga produksi bahan pangan oleh masyarakat setempat.
Dalam satu kali pelayanan kata dia, Dapur MBG membutuhkan sedikitnya 250 ayam dan 3000 an butir telur per hari serta pasokan sayur dan bahan pangan lainnya yang diharapkan dapat dipenuhi dari dalam wilayah Waiwadan.
Ia juga menjelaskan perbedaan menu basah dan menu kering yang diberikan kepada siswa, yang bertujuan menghindari kejenuhan sekaligus memberdayakan UMKM lokal.
Baca Juga: Di Balik Tragedi KM Putri Sakinah: Labuan Bajo Dinilai Gagal Jamin Keselamatan Wisatawan
Menu kering seperti jagung titi, keripik pisang, dan keripik ubi diharapkan diproduksi oleh pelaku UMKM desa dengan pendampingan pemerintah, lalu diserap oleh Dapur MBG.
Wilfrid menutup sambutannya dengan menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Fernando Bersaudara dan seluruh relawan, serta memohon maaf atas kekurangan selama pelaksanaan program.
Artikel Terkait
Dari PUPR hingga Pertanian: Menguak Kinerja OPD Terbesar Pemkab Flores Timur
Menyisir Padar hingga Rinca, Ini Fokus Baru Pencarian 3 WNA Spanyol di Hari ke-7 di Labuan Bajo
Penyidikan Kecelakaan KM Putri Sakinah Berlanjut, Polisi Siapkan Gelar Perkara
Belum Berbuah Hasil, Basarnas Tambah 3 Hari Operasi SAR Korban KM Putri Sakinah
Bupati Flores Timur Resmikan Dapur MBG Generasi Pertama di Waiwadan