Cuaca Ekstrem di Lewoleba, Kapal Motor El-Hasan 03 Hampir Kemasukan Air Saat Berlayar ke Boleng

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Senin, 9 Maret 2026 | 10:51 WIB
Suasana Dermaga Lewoleba saat hujan mengguyur, penumpang kapal motor El-Hasan 03 bersiap berlayar sebelum insiden kebocoran kapal terjadi di perairan menuju Boleng.  (Foto bernad Nara)
Suasana Dermaga Lewoleba saat hujan mengguyur, penumpang kapal motor El-Hasan 03 bersiap berlayar sebelum insiden kebocoran kapal terjadi di perairan menuju Boleng. (Foto bernad Nara)

 

 

REPORTASENTT.COM, LEWOLEBA- Hujan dengan intensitas sedang mengguyur kawasan Dermaga Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Senin (9/3/2026) pagi. Cuaca yang kurang bersahabat tidak menghentikan aktivitas penyeberangan warga dari Lewoleba menuju Dermaga Boleng.

Sekitar dua puluhan penumpang bersama enam kendaraan roda dua tetap bersiap menyeberang menggunakan kapal motor El-Hasan 03. Kapal bertolak dari Dermaga Lewoleba sekitar pukul 09.14 Wita seperti biasanya.

Perjalanan awal berlangsung normal meski hujan masih turun di perairan sekitar pelabuhan. Namun sekitar pukul 09.44 Wita, awak kapal mulai melihat air masuk ke bagian lambung kapal.

Baca Juga: Brimob Polda NTT Turun ke Adonara Timur, Amankan Perbaikan Listrik di Tengah Jejak Konflik Warga

Awak kapal kemudian memeriksa jalur pembuangan air yang ternyata mengalami penyumbatan. Air yang meluber mulai mendekati ruang mesin sehingga kru berupaya mengeluarkannya secara manual.

Pemeriksaan lanjutan menemukan adanya kebocoran kecil pada bagian bawah lapisan fiber di dekat baling-baling penggerak. Kondisi ombak yang menghantam kapal membuat tali kemudi sempat terlepas dari sambungannya.

Pemilik kapal El-Hasan 03, Haris, segera mengambil alih kemudi untuk mengendalikan situasi. Ia memasang kembali rantai penghubung setir kemudi sambil mengarahkan kru kapal menahan air yang mulai mengalir menuju kamar mesin.

Haris menyebut keputusan cepat diperlukan agar mesin kapal tidak terendam air yang dapat menyebabkan gangguan pada putaran mesin. Haluan kapal kemudian diarahkan mendekati jalur pesisir sebagai langkah pengamanan.

Baca Juga: Pasca Ketegangan Antarwarga, Patroli Gabungan di Lewonara Jaga Kedamaian Adonara Timur

Kapal akhirnya bergerak dengan kecepatan lambat dan kembali menuju Dermaga Lewoleba.

Seluruh penumpang dan awak kapal tiba dengan selamat tanpa korban.

Haris menggambarkan situasi saat itu cukup menegangkan karena air sempat mengarah ke ruang mesin.1

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X