REPORTASENTT.COM, KUPANG,- Sebanyak 140 personel Polresta Kupang Kota dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis NTT di Kota Kupang, Sabtu (20/6/2026).
Massa aksi menyuarakan sejumlah tuntutan di depan Polda NTT, Kantor DPRD Provinsi NTT, hingga Kantor Gubernur NTT.
Pengamanan dimulai melalui apel kesiapan yang dipimpin Kabagops Polresta Kupang Kota, AKP Mesakh Yohanis Hetharie.
Baca Juga: Enam Kasus BBM Ilegal di Sikka, Polisi Bongkar Jaringan Lintas Daerah dan Keuntungan Pelaku
Dalam apel tersebut, personel diarahkan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional selama pengamanan berlangsung.
Massa aksi memulai orasi di depan Mapolda NTT, Jalan Soeharto, Kelurahan Naikoten Dua.
Perwakilan demonstran kemudian melakukan audiensi bersama Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Djoko Lestari dan Kabid Propam Polda NTT AKBP Muhammad Andra Wardhana untuk menyampaikan tuntutan mereka.
Baca Juga: Mayat Pria di Pantai Ingguhun Rote Ndao Terungkap, Lima Tersangka Pembunuhan Berencana Ditangkap
Setelah dari Polda NTT, massa bergerak menuju Kantor DPRD Provinsi NTT dan Kantor Gubernur NTT di Jalan El Tari, Kelurahan Oebobo. Dalam aksinya, massa mendesak pemerintah daerah dan aparat kepolisian menindak berbagai persoalan yang mereka soroti dalam tuntutan aksi.
Selama pengamanan berlangsung, personel Satlantas melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi.
Sementara itu, tim Polwan bersama personel Dalmas terus melakukan pendekatan persuasif guna menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah munculnya tindakan provokatif.
Baca Juga: Polda NTT Terbitkan Telegram Mutasi, 20 Perwira Isi Jabatan Strategis di Polres Sumba Tengah
Artikel Terkait
Mahasiswa dan Aktivis Gugat Pasal Penghasutan KUHP, Nilai Rumusan Delik Kabur
Polda NTT Terbitkan Telegram Mutasi, 20 Perwira Isi Jabatan Strategis di Polres Sumba Tengah
Polres Nagekeo Limpahkan Lima Tersangka Kasus Seksual Anak ke JPU, Terancam Hukuman Berat
Mayat Pria di Pantai Ingguhun Rote Ndao Terungkap, Lima Tersangka Pembunuhan Berencana Ditangkap
Enam Kasus BBM Ilegal di Sikka, Polisi Bongkar Jaringan Lintas Daerah dan Keuntungan Pelaku