Baca Juga: Balap Liar Dipicu Jalan Sepi Dini Hari, Tiga Motor Diamankan Polisi di Kawasan Leter S Kupang
"Peran orang tua sangat penting untuk mengingatkan anak-anak agar menjaga kesehatan, disiplin, serta mempersiapkan mental dan fisik menghadapi pendidikan," tambahnya.
Sementara itu, Karo SDM Polda NTT Kombes Pol. Dr. Juli Agung Pramono mengungkapkan minat masyarakat mengikuti rekrutmen Polri tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 3.483 orang mendaftar secara daring, terdiri atas 2.867 pria dan 616 wanita. Setelah verifikasi administrasi, sebanyak 2.878 peserta memenuhi syarat mengikuti seluruh tahapan seleksi.
"Hingga sidang kelulusan akhir, tersisa 276 peserta yang mengikuti tahap akhir, terdiri atas 212 calon Bintara dan 64 calon Tamtama. Berdasarkan hasil perangkingan nasional dan kuota Mabes Polri, sebanyak 185 calon Bintara dan 63 calon Tamtama dinyatakan lulus," jelas Kombes Pol. Dr. Juli Agung Pramono.
Baca Juga: Jangan Panik Dulu, Polisi di SPBU Sikka Kali Ini Tak Memeriksa SIM, Tapi Mengingatkan Pajak
Menutup arahannya, Wakapolda NTT memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil agar tetap mempersiapkan diri menghadapi rekrutmen tahun berikutnya.
"Jangan menyerah hanya karena belum berhasil tahun ini. Terus belajar, tingkatkan kemampuan, jaga kesehatan, dan persiapkan diri lebih baik. Bagi yang lulus, buktikan bahwa kalian layak menjadi insan Bhayangkara Presisi yang membanggakan masyarakat Nusa Tenggara Timur," pungkas Brigjen Pol. Faizal.
Rekrutmen Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 merupakan proses seleksi nasional yang dilaksanakan secara terbuka dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Baca Juga: Dituding Minta Uang Jaminan, Polres Sikka Sebut Hasil Pemeriksaan Propam Tak Temukan Pelanggaran
Seluruh peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti pendidikan pembentukan anggota Polri mulai 20 Juli 2026 selama sekitar lima bulan. Calon Bintara PTU, Rekrutmen Proaktif (Rekpro), dan Bakomsus menjalani pendidikan di SPN Polda NTT, calon Bintara Intel di Pusdik Intel Soreang, Jawa Barat, calon Polwan di Sepolwan Lemdiklat Polri Jakarta, sedangkan calon Tamtama mengikuti pendidikan di SPN Polda Kalimantan Selatan dan SPN Polda DIY sesuai penempatan Mabes Polri.
Artikel Terkait
Kasus Dugaan Penipuan Wisatawan di Labuan Bajo, Itok Bebas setelah Ganti Kerugian Rp85,2 Juta
Polisi Tangkap Pengepul Togel Online di Manggarai Barat, Uang Taruhan Rp 2,1 Juta Disita
Diduga Dipicu Perselisihan Jalanan, Pemuda di Labuan Bajo Dianiaya Oknum Wartawan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kasus dr. Icha di NTT Bergulir, Anggota DPRD Veronika Lake Bantah Intimidasi, PDIP Ambil Langkah Tegas
Viral Sorotan Asal Peserta Akpol Panda NTT, Polda: Kelulusan Murni Berdasarkan Prestasi