Diduga Dipicu Perselisihan Jalanan, Pemuda di Labuan Bajo Dianiaya Oknum Wartawan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Rabu, 1 Juli 2026 | 07:39 WIB
Kasat Reskrim AKP Lufthi Darmawan Aditya. (Foto TBN Polres Mabar)
Kasat Reskrim AKP Lufthi Darmawan Aditya. (Foto TBN Polres Mabar)

REPORTASENTT.COM, LABUAN BAJO- Kepolisian Resor Manggarai Barat memastikan proses hukum kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pemuda berinisial LFN alias Figo Naban (21) terus berjalan.

Penyidik Satreskrim Polres Manggarai Barat bahkan telah meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan dan segera menetapkan tersangka.

Kasus tersebut diduga dipicu perselisihan di jalan yang kemudian berujung pada aksi kekerasan di lingkungan Mapolres Manggarai Barat.

 

Baca Juga: olisi Tangkap Pengepul Togel Online di Manggarai Barat, Uang Taruhan Rp 2,1 Juta Disita

 

Oknum wartawan berinisial RJ disebut sebagai terduga pelaku utama dalam perkara tersebut.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang melalui Kasat Reskrim AKP Lufthi Darmawan Aditya menegaskan penyidik berkomitmen menangani perkara secara profesional, transparan, dan tanpa intervensi.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima dan transparansi dalam penanganan perkara ini. Penyidikan dilakukan secara profesional untuk memastikan hukum ditegakkan secara adil," kata AKP Lufthi.

 

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Wisatawan di Labuan Bajo, Itok Bebas setelah Ganti Kerugian Rp85,2 Juta


Peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 02.50 Wita di area depan ruang Resmob Satreskrim Polres Manggarai Barat.

Korban sebelumnya diamankan petugas ke ruang Resmob setelah terlibat keributan di kawasan lampu merah Perundi, Labuan Bajo.

Tak lama kemudian, RJ datang menggunakan mobil Toyota Innova Grand hitam bersama seorang rekannya.

 

Baca Juga: Jangan Panik Dulu, Polisi di SPBU Sikka Kali Ini Tak Memeriksa SIM, Tapi Mengingatkan Pajak



Menurut penyidik, RJ mengaku ingin menemui kerabatnya yang sebelumnya terlibat perselisihan dengan korban di jalan.

Saat bertemu korban, RJ sempat mengajukan sejumlah pertanyaan. Ketika tidak mendapat respons, situasi memanas hingga diduga terjadi pemukulan berulang ke arah wajah korban.

"Terduga pelaku datang bersama rekannya, kemudian sempat bertanya kepada korban. Diduga karena persoalan yang sebelumnya terjadi di jalan, emosi pelaku memuncak hingga melakukan penganiayaan," jelas AKP Lufthi.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X