Salah seorang warga, Siti, menyampaikan rasa harunya atas kedatangan rombongan PRI NTT.
“Kehadiran Bapak, Ibu, dan Pak El sangat menguatkan kami dalam menghadapi situasi ini. Terima kasih. Semoga selalu sehat dan sukses,” kata Siti.
Dari Tambak, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Waejang Kalo, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong. Warga kembali menyambut kedatangan mereka melalui tradisi adat Manggarai.
Baca Juga: Pemkab Manggarai Timur Bergerak, Bantuan Logistik Dikirim ke Desa Terdampak Gempa di Elar
Vicoas, Actry, dan Elias berdialog dengan warga, terutama kelompok ibu-ibu yang turut merasakan dampak gempa. Pertemuan berlangsung dalam suasana sederhana dan akrab.
Usai berdialog, rombongan kembali membagikan sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut diterima secara langsung oleh warga Waejang Kalo.
Mewakili penerima bantuan, Wihelmina menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan rombongan.
Baca Juga: Gempa Guncang Flores, Mentan Amran Kerahkan 5.386 Ton Beras untuk Empat Kabupaten
“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu,” kata Wihelmina, diikuti ucapan terima kasih dari sejumlah warga lainnya.
Rangkaian kunjungan tersebut menjadi bagian dari penyaluran bantuan PRI dan PERI NTT bagi masyarakat terdampak gempa di Pulau Flores. Setelah Manggarai Timur, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Ngada untuk kembali menemui warga terdampak.
Bantuan sembako dari rombongan Vicoas Amalo akhirnya disalurkan kepada warga terdampak gempa di Tambak dan Waejang Kalo, Manggarai Timur. (Yos Syukur/**)
Artikel Terkait
Pemuda Pelopor Flores Timur 2026: Yulius Suban Mengu Raih Juara I Bidang Kewirausahaan
Fendi Payong: Booth Kontainer Jadi Momentum Afro Farm II Kembangkan Usaha Pemuda Flores Timur
HUT RI ke-81 di Witihama Meriah, Gagasan Kepala Desa Watololong Himpun Rp58 Juta Libatkan Seluruh Masyarakat
Ekonomi Flores Timur Tumbuh 4,98 Persen, Bupati Dorong Lompatan Produktivitas dan Pembukaan Lapangan Kerja
Hari Keempat Operasi SAR Gempa Flores, 70 Orang Meninggal dan 608 Korban Terdata