Selain mengganggu akses transportasi, longsoran sempat menimpa jalur kabel serat optik di koridor Ende–Nagekeo.
Gangguan jaringan komunikasi kemudian ditangani melalui koordinasi lintas sektor hingga layanan telekomunikasi berangsur pulih.
Setelah akses jalan dan jaringan komunikasi mulai kembali berfungsi, penanganan diarahkan pada upaya mengurangi risiko bencana berikutnya.
Baca Juga: Hari Keempat Operasi SAR Gempa Flores, 70 Orang Meninggal dan 608 Korban Terdata
Tim teknis menyiapkan penguatan struktur tebing dan pemetaan kebutuhan revitalisasi infrastruktur di ruas tersebut.
Pemulihan Jalur Trans Flores menjadi bagian penting untuk menjaga pergerakan warga, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah Flores.
Dengan kondisi jalan yang kembali terbuka, mobilitas antara Ende dan Nagekeo kini berangsur pulih, sementara pembersihan material dan pengamanan tebing masih dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel.
Artikel Terkait
Percepat Pemulihan Pascagempa Flores, BRI Dirikan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
Keluarga Besar Lamaholot Kupang Bergerak untuk Korban Gempa Flores, Bantuan Dikirim ke Wilayah Terdampak
Bantuan Gempa NTT Tembus 646 Ton, TNI AU dan BNPB Percepat Pengiriman ke Flores
Buka PKKMB 2026, Rektor IKTL: Kampus Bukan Sekadar Tempat Menuntut Ilmu, Melainkan Rumah Belajar
Gempa Susulan Terjadi di Flores, Tim SAR Fokus Evakuasi Lansia dan Ibu Hamil