REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Ribuan umat Katolik menyaksikan Rabu Trewa di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Rabu (27/3/2024).
Rabu Trewa di Larantuka dilaksanakan setelah acara ibadat ratapan atau lamentasi, dalam tradisi Gereja Katolik
Rabu Trewa menurut tradisi adalah mengenang kisah sengsara Yesus, di mana Ia (Yesus-red) ditangkap dan diarak sebelum kemudian disalib.
Baca Juga: Jelang Semana Santa, Tim Penjinak Bom Streril Gereja Katedral Larantuka
Rabu Trewa ini juga menandai hari sebelum seluruh umat Katolik masuk dalam permenungan Tri Hari Suci, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Kudus.
Tampak puluhan pemuda Kapela di Keluarahan Lohayong, melakukan aksi bunyi-bunyian, mulai dari menarik seng, hingga memukul tiang listrik.
"Trewa...trewa" teriak para pemuda sembari membunyikan dan menarik seng di atas aspal.
Baca Juga: Ditodong senjata Airsoft Gun, Seorang Pengacara di Jaksel Lapor Polisi
Trewa, sebagai tanda masuk masa perkabungan atas kisah sengsara Yesus di Larantuka.
Bunyi- bunyian terdengar bersahutan diantara keramaian di depan Kapel Tuan Ana.
Mereka bolak-balik berlarian sambil terus melakukan bunyian-bunyian sambil berteriak.
Baca Juga: Dihadiri Umat Katolik Hingga Mancanegara, Ini Pesan Uskup Larantuka pada Semana Santa 2024
Hal ini juga dilakukan sebagai tanda masuk masa perkabungan Yesus selama Tri Hari Suci Paskah.
Artikel Terkait
Catat Tanggal Ini, Warga Kota Larantuka Dilarang Membuang Sampah Jelang Semana Santa
Hotel di Larantuka Penuh Jelang Semana Santa
Konten Kreator Dihimbau Tidak Mengambil Gambar Saat Prosesi Semana Santa Berlangsung
Dihadiri Umat Katolik Hingga Mancanegara, Ini Pesan Uskup Larantuka pada Semana Santa 2024
Jelang Semana Santa, Tim Penjinak Bom Streril Gereja Katedral Larantuka