Rabu Trewa, Awali Keheningan Sengsara Yesus di Larantuka

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Rabu, 27 Maret 2024 | 20:35 WIB
Ribuan umat menyaksikan aksi Rabu Trewa oleh anak- anak muda Kapela Tuan Ana. (Foto/ Tarwan Reportase NTT. )
Ribuan umat menyaksikan aksi Rabu Trewa oleh anak- anak muda Kapela Tuan Ana. (Foto/ Tarwan Reportase NTT. )

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Ribuan umat Katolik menyaksikan Rabu Trewa di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Rabu (27/3/2024).

Rabu Trewa di Larantuka dilaksanakan setelah acara ibadat ratapan atau lamentasi, dalam tradisi Gereja Katolik

Rabu Trewa menurut tradisi adalah mengenang kisah sengsara Yesus, di mana Ia (Yesus-red) ditangkap dan diarak sebelum kemudian disalib.

Baca Juga: Jelang Semana Santa, Tim Penjinak Bom Streril Gereja Katedral Larantuka

Rabu Trewa ini juga menandai hari sebelum seluruh umat Katolik masuk dalam permenungan Tri Hari Suci, Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Kudus.

Tampak puluhan pemuda Kapela di Keluarahan Lohayong, melakukan aksi bunyi-bunyian, mulai dari menarik seng, hingga memukul tiang listrik.

"Trewa...trewa" teriak para pemuda sembari membunyikan dan menarik seng di atas aspal.

Baca Juga: Ditodong senjata Airsoft Gun, Seorang Pengacara di Jaksel Lapor Polisi

Trewa, sebagai tanda masuk masa perkabungan atas kisah sengsara Yesus di Larantuka.

Bunyi- bunyian terdengar bersahutan diantara keramaian di depan Kapel Tuan Ana.

Mereka bolak-balik berlarian sambil terus melakukan bunyian-bunyian sambil berteriak.

Baca Juga: Dihadiri Umat Katolik Hingga Mancanegara, Ini Pesan Uskup Larantuka pada Semana Santa 2024

Hal ini juga dilakukan sebagai tanda masuk masa perkabungan Yesus selama Tri Hari Suci Paskah.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X