REPORTASENTT.COM- JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Hadi Tjahjanto, mengingatkan bahwa ancaman keamanan tidak lagi terbatas pada kekuatan militer konvensional, tetapi serangan bisa dilakukan melalui dunia digital.
Oleh karenanya, ia memandang saat ini pertahanan dan keamanan tidak hanya memerlukan kekuatan, seperti pesawat tempur, kapal perang, hingga tank.
“Saat ini perang sudah masuk ke ranah-ranah perang perang siber,” jelasnya, Rabu (4/9/24).
“Saat ini perang sudah masuk ke ranah-ranah perang perang siber,” jelasnya, Rabu (4/9/24).
Baca Juga: Padre Marco Penerjemah Sri Paus Fransiskus Ternyata Adalah Pencipta Lagu 'Bawalah Daku ke Sion'
Menurutnya, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tengah berupaya memperkuat kemampuan untuk menghadapi perang siber.
“Sehingga saat ini, Kementerian Pertahanan sedang membangun kemampuan untuk melakukan perang siber. Dimana bisa mampu untuk menangkal apabila ada serangan balik,” ujarnya.
Ia menyampaikan, perang siber saat ini membutuhkan penguasaan media untuk membentuk opini masyarakat.
Menurutnya, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tengah berupaya memperkuat kemampuan untuk menghadapi perang siber.
“Sehingga saat ini, Kementerian Pertahanan sedang membangun kemampuan untuk melakukan perang siber. Dimana bisa mampu untuk menangkal apabila ada serangan balik,” ujarnya.
Ia menyampaikan, perang siber saat ini membutuhkan penguasaan media untuk membentuk opini masyarakat.
Baca Juga: Kunjungan Paus Fransiskus ke Masjid Istiqlal Pagi Ini, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Oleh karenanya, perang siber berkutik pada pikiran dan dapat menjadi sarana untuk mempengaruhi persepsi dan kehendak.
Artikel Terkait
Apa Pesan Paus Fransiskus Tentang Kekayaan Alam Indonesia yang Membuat Kita Penasaran?
Instalator Listrik Mengajar di SMPN 1 Lewolema? Ini yang Terjadi di Kelas IX
Putri Tunggal dari Mantan Raja Maori VII Naik Takhta dalam Upacara Emosional di Selandia Baru, Dihadiri Ribuan Orang
Kunjungan Paus Fransiskus ke Masjid Istiqlal Pagi Ini, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Padre Marco Penerjemah Sri Paus Fransiskus Ternyata Adalah Pencipta Lagu 'Bawalah Daku ke Sion'